LPG 3 Kg Langka, Diimbau Tak Banyak ‘Nyetok’ di Rumah, Nanti Meledak

Gas LPG 3 kg yang saat ini langka di Kota Denpasar (Foto: Dok Humas Pertamina)

Denpasar, LenteraEsai.id – Belakangan ini, masyarakat Denpasar banyak mengeluhkan adanya kelangkaan LPG 3 kg sehingga terkendala jika mau melakukan aktivitas memasak, apalagi sebentar lagi tiba hari raya Galungan-Kuningan. Dipastikan warga antusias menyiapkan masakan spesial di momen spesial hari raya tersebut.

Sehubungan dengan itu, Polda Bali melalui Kabid Humas Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan SIK MH menanggapi kejadian kelangkaan LPG 3 Kg di wilayah Bali, pada Jumat (23/2/2024).

Bacaan Lainnya

KBP Jansen menyampaikan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak PT Hiswana Migas yang menangani LPG 3 kg tersebut, termasuk dengan Pemprov Bali terkait permasalahan kelangkaan LPG 3 kg.

Dari hasil koordinasi tersebut, kelangkaan disampaikan oleh PT Hiswana Migas kelangkaan/kesulitan disebabkan karena pengurangan quota gas LPG 3 kg subsidi dan itu hanya di kota Denpasar saja. Sedangkan di kabupaten lain saat ini terbilang normal.

Dan Pemprov Bali melalui Kepala Ketenagakerjaan dan ESDM sudah mengusulkan untuk quota tambahan tahun 2024 gas LPG 3 kg subsidi kepada pemerintah pusat.

Saat ini pemerintah sedang mendatakan masyarakat yang berhak mendapatkan LPG 3 Kg subsidi agar sasaran subsidi pemerintah tepat sasaran dan menghindari oknum-oknum yang menyalahgunakan LPG tersebut.

Bagi warga yang hendak mendaftar cukup memberikan nomor induk kependudukan (NIK) atau KTP, dan proses verifikasi dilakukan dari tingkat pangkalan hingga tingkat pusat. Salah satu dasar proses verifikasi nantinya adalah menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), sehingga verifikasi langsung ke lapangan, pada saat ini proses pendataan sampai sejauh ini baru 80 persen.

“Kami berharap masyarakat khususnya Kota Denpasar agar tidak panik dengan adanya pembatasan gas LPG 3 kg ini. Gunakan LPG dengan bijak dan secukupnya, jangan sampai menyetok banyak di rumah justru itu nanti bisa mengakibatkan hal-hal yang tidak kita inginkan seperti meledak ataupun kebakaran,” ujarnya.

Polda Bali beserta jajaran juga akan terus memonitoring perkembangan pemerataan gas LPG 3 kg bersubsidi di wilayah Bali agar tepat sasaran dan apabila di temukan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan LPG 3 kg untuk meraup keuntungan, dipastikan Polda Bali akan menindak tegas oknum tersebut, ujar KBP Jansen.

Pewarta: Vivi Suryani
Redaktur: Laurensius Molan

Pos terkait