Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Bendungan Dangin Carik

Pencarian korban tenggelam di Bendungan Dangin Carik, Kabupaten Tabanan, Rabu (14/2). (Foto: Basarnas Bali)

Tabanan, LenteraEsai.id – Ardiansyah Saputra, bocah laki-laki berusia 13 tahun penduduk Perumahan Griya Multi, Tabanan, dilaporkan tenggelam di Bendungan Dangin Carik, Kabupaten Tabanan, Bali pada Rabu (14/2/2024).

Pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas  Bali) yang menerima informasi dari BPBD Tabanan tentang adanya musibah itu, langsung menerjunkan 15 personel ke lokasi kejadian.

Bacaan Lainnya

Setibanya di lokasi, petugas berkoordinasi dengan unsur SAR lainnya dan mempersiapkan peralatan SAR. Tiga personel diturunkan untuk melakukan penyelaman. Pencarian juga menggunakan alat deteksi objek di bawah permukaan air (aqua eye). Sementara itu, SRU darat menyisir di seputar lokasi kejadian dengan memakai drone thermal.

“Pada pukul 14.02 Wita, target atau korban kita temukan di posisi bawah permukaan air, kurang lebih di kedalaman 7 meter,” ujar I Wayan Suwena, Kasi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar di sela-sela upaya pencarian.

Dengan menerjunkan tim penyelam, jenazah Ardiansyah berhasil diangkat dari dasar bendungan, kemudian dievakuasi menuju rumah duka dengan menggunakan ambulance milik Bhuana Bali Rescue, ujarnya.

Wayan Suwena tidak menjelaskan penyebab jatuhnya koban hingga kemudian tenggelam hingga ke dasar bendungan sedalam kurang lebih tujuh meter, karena masih harus dilakukan penyelidikan lebih lanjut dengan melibatkan pihak kepolisian setempat.

Selama proses pencarian berlangsung, turut melibatkan unsur SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Polres Tabanan, Polair Polres Tabanan, Polsek Tabanan, Babinkamtibmas Banjar Sangulan, Babinsa Desa Dajan Peken, BPBD Tabanan, Bhuana Bali Rescue, keluarga korban serta masyarakat setempat.

Pewarta: Vika Jantika
Redaktur: Laurensius Molan

Pos terkait