Usai Direhab Dengan Anggaran Rp1,1 Miliar, Balai Banjar Bhineka Nusa Kauh Dalung Dipelaspas

MELASPAS - Prosesi upacara melaspas Balai Banjar Bhineka Nusa Kauh, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Badung pada Sabtu (3/2) malam. (Foto: LenteraEsai/I Made Astra)

Badung, LenteraEsai.id – Sebuah bale banjar, bale kulkul dan tembok penyengker pelinggih Banjar Bhineka Nusa Kauh, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, dilakukan upacara pemelaspasan pada Sabtu (3/2/2024), Saniscara Kliwon, Wariga.

Upacara pemelaspasan atau penyucian bangunan yang telah usai direhab dengan menelan anggaran sebesar Rp1,1 miliar itu, dipuput oleh Ida Peranda Gria Surya Bhuana, Dalung, dibantu sejumlah Jro Mangku setempat.

Bacaan Lainnya

Upaca melaspas dirangkai dengan pelaksanaan piodalan di Pelinggih Bale Banjar yang bertepatan dengan hari Tumpek Wariga. Sekaligus juga dilaksanakan pecaruan. Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 16.00 hingga 22.30 Wita.

Upacara selain dihadiri umat Hindu dari Banjar Bhineka Nusa Kauh, juga umat non-Hindu, para kelian dinas, kelian tempekan, Perbekel Dalung, Camat Kuta Utara I Putu Eka Parmana dan lainnya.

Kelian Dinas Bhineka Nusa Kauh I Gusti Putu Erlan menjawab LenteraEsai (LE) menjelaskan, rehab balai banjar, tembok penyengker dan bale bulkul terhitung menelan anggara sebesar Rp1,1 miliar yang bersumber dari APBD Badung 2023.

“Kami juga mendapat bantuan seperangkat gong senilai Rp300 juta, juga dari Pemkab Badung pada tahun 2023,” kata Erlan di tengah-tengah kesibukan menyiapkan ritual karya pada Jumat, 2 Februari 2024.

Pewarta: I Made Astra
Redaktur: Laurensius Molan

Pos terkait