Badung, LenteraEsai.id – Kepolisian Resor Badung, Bali, menyatakan seorang warga negara asing (WNA) asal Nepal diduga membakar kertas untuk mengusir laba-laba menyebabkan sebuah villa di Kuta Utara terbakar, Senin (5/10) sekitar pukul 12.30 WITA.
Pjs Kasi Humas Polres Badung Ipda Ni Nyoman Yuni Eltari di Badung, Selasa, mengatakan villa yang dihuni WNA Nepal Gaorap Rana (45) terletak di Jalan Aseman Bagus, Banjar Aseman Kangin, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Badung itu, awal kejadian terbakar di kamar mandi bungalow bagian selatan vila itu.
“Berdasarkan keterangan Gaorap, kejadian bermula dia membakar kertas untuk mengusir serangga laba-laba yang banyak terdapat di dalam kamar mandi,” ujarnya.
Setelah membakar kertas, Gaorap keluar dari kamar mandi dan hendak menuju ruangan kerjanya.
Namun kertas yang masih terbakar tersebut diduga terbang tertiup angin kencang dan mengenai atap ruangan yang terbuat dari daun alang-alang hingga terjadi kebakaran.
Yuni menjelaskan api kemudian merembet dan membakar bangunan yang berada di areal vila.
Warga yang melihat kobaran api selanjutnya menghubungi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) Kabupaten Badung.
Petugas Diskarmat Kabupaten Badung kemudian tiba di lokasi dan melakukan pemadaman hingga kobaran api berhasil dipadamkan.
Sementara itu, personel Polsek Kuta Utara mendatangi lokasi dan melakukan pengumpulan bahan keterangan.
Yuni mengatakan dalam kejadian tersebut tidak ditemukan adanya korban jiwa.
Yuni pun tidak menjelaskan secara rinci terkait status WNA tersebut di vila, kepemilikan vila, dampak terhadap warga sekitar hingga kerugian dalam peristiwa tersebut.
Sementara itu, Danton Diskarmat Kabupaten Badung I Kadek Budana mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran itu maka pihaknya langsung mengerahkan tujuh armada mobil pemadam.
“Tujuh unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi, masing-masing dua unit dari Pos Induk, dua unit dari Pos Dalung, dua unit dari Pos Mengwi dan satu unit dari Pos Kunti,” kata Kadek Budana.
Menurutnya, proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, petugas menghabiskan sekitar 60.000 liter air. Petugas juga mendapat dukungan dari PLN, kepolisian, Linmas, relawan dan masyarakat.
“Hasil analisis, luas area yang terbakar sekitar 13 are,” ujarnya. (LE)
Source: ANTARA







