Surabaya, LenteraEsai — Pasangan petenis andalan Badung, Kadek Koby Diandra/Jaka Michael, berhasil melaju ke babak kedua turnamen tenis internasional ITF Junior Widjojo Soejono 2026 di Surabaya.
Koby Diandra/Jaka Michael memastikan tiket babak kedua setelah mengalahkan pasangan asal Banten, Teuku Yusuf/Muhammad Fatih, dengan skor 6-3, 6-3. Pertandingan berlangsung di Lapangan Tenis Kodam V Brawijaya, Surabaya, Selasa (29/9/2026).
Kemenangan tersebut diraih melalui pertandingan yang cukup ketat. Namun, pasangan Badung mampu menjaga konsistensi permainan hingga akhirnya menyelesaikan pertandingan dalam dua set langsung.
Pada babak kedua yang dijadwalkan berlangsung Rabu (30/9/2026), Koby/Jaka akan menghadapi pasangan unggulan keenam asal DKI Jakarta, Andre Arcelio/Liam Gunawan.
Ofisial Badung yang mendampingi tim, Putu Gede Suyadnyana atau yang akrab disapa Putu Boby, mengatakan selain turun di nomor ganda putra, para petenis asuhannya juga mengikuti nomor tunggal.
“Di nomor tunggal, masing-masing pemain kita sudah bertanding di babak pertama, tetapi harus mengakui keunggulan lawan,” ujar Putu Boby.
Sementara itu, satu-satunya petenis asal Bali yang masih bertahan di nomor tunggal putra adalah Made Dwipayana dari Singaraja.
Menurut Putu Boby, keikutsertaan atlet-atlet Bali dalam turnamen internasional tersebut menjadi kesempatan penting untuk meningkatkan pengalaman bertanding.
Ia berharap para petenis Bali dapat memanfaatkan ajang tersebut untuk menambah jam terbang sekaligus mengasah mental bertanding. Terlebih, turnamen ini memberikan kesempatan kepada atlet muda Indonesia untuk berhadapan langsung dengan petenis dari berbagai negara.
“Kesempatan seperti ini sangat penting untuk menambah jam terbang dan melatih mental bertanding. Mereka juga bisa mendapatkan pengalaman dengan menghadapi atlet-atlet dari luar negeri,” katanya.
Turnamen ITF Junior Widjojo Soejono 2026 di Surabaya diikuti sekitar 570 atlet. Dari jumlah tersebut, sebanyak 420 atlet merupakan petenis dalam negeri, sedangkan sekitar 150 atlet lainnya berasal dari 20 negara.
Sejumlah negara yang ambil bagian di antaranya Vietnam, Korea Selatan, Filipina, Singapura, Hong Kong, India, Fiji, Australia, Thailand, Belanda, Jepang, Malaysia, Prancis, dan Belgia, selain tuan rumah Indonesia.
Keikutsertaan atlet dari berbagai negara membuat turnamen ini menjadi ajang penting bagi petenis junior Indonesia untuk mengukur kemampuan sekaligus memperoleh pengalaman bertanding di level internasional. (LE-ViV)







