Pontianak, LenteraEsai.id – Pemerintah Indonesia menganugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Dharma Samudera kepada personel Pasukan Bela Diri Jepang (JSDF) atas dedikasi membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat.
“Penganugerahan ini merupakan inisiasi dari Bapak Presiden Prabowo yang diberikan kepada JSDF atas dedikasi mereka membantu penanganan karhutla di Kalimantan,” kata Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin saat melepas pasukan JSDF dari kapal LST-03 Kunisaki milik Jepang yang bersandar di Pelabuhan Internasional Kijing, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Rabu.
Menurut dia, Presiden Prabowo mempertimbangkan kerja keras dan kontribusi JSDF dalam membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat.
“Bapak Presiden mengetahui bagaimana kerja keras dari rekan-rekan JSDF dalam penanganan karhutla dan juga berterima kasih kepada pemerintah Jepang yang telah berinisiatif melaksanakan misi bantuan ini,” tuturnya.
Pemerintah Jepang melalui JSDF sebelumnya memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, dengan mengerahkan helikopter Chinook CH-47.
Dukungan tersebut merupakan bagian dari misi kemanusiaan Jepang untuk membantu Indonesia menangani kebakaran hutan dan lahan yang meluas di sejumlah wilayah Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Ketapang.
Ketapang menjadi salah satu wilayah prioritas penanganan karena mengalami kondisi tanpa hujan dalam waktu cukup lama yang memicu meluasnya titik api.
“Untuk itu, Pemerintah Indonesia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Jepang yang hampir dua pekan turut membantu operasi pemadaman bersama pemerintah Indonesia,” kata Sjafrie.
Duta Besar Jepang untuk Indonesia Ueno Atsushi menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Indonesia yang telah memberikan kesempatan kepada Jepang untuk berkontribusi dalam misi kemanusiaan di Kalimantan.
“Penghargaan untuk JSDF ini tentu menjadi hal yang istimewa bagi kami dan ini akan kami sampaikan kepada Kerajaan Jepang,” kata Ueno. (LE)
Source: ANTARA







