Sambut Galungan dan Kuningan, Mang Dauh Berbagi Bahagia dengan Lansia dan Relawan

Nyoman Arya Astawa atau Mang Dauh sekeluarga melaksanakan kegiatan road show berbagi bahagia untuk para lansia dan relawan - (Foto: Dok LenteraEsai/Anom Wijaya)

Buleleng, LenteraEsai.id – Menyambut hari raya Galungan dan Kuningan, ‘the rising star’ Buleleng Nyoman Arya Astawa alias Mang Dauh sekeluarga melaksanakan kegiatan road show berbagi bahagia. Di mana Mang Dauh sengaja bertandang menemui para lansia dan relawan Semeton Mang Dauh di Desa Kalibukbuk, Kaliasem dan Banjar Asah Pedawa Desa Pedawa Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 20 sampai 23 September 2024 di masing-masing balai masyarakat setempat.

Adapun paket yang didonasikan adalah 550 paket sembako dengan pembagian 50 paket di Banjar Asah Desa Pedawa,300 paket di Desa Kaliasem dan 200 paket di Desa Kalibukbuk.Tanpa tendeng aling-aling,kegiatan kemanusiaan love and care tersebut diapresiasi oleh keluarga besar dadya Mang Dauh termasuk salah satu keluarganya ikut berpartisipasi bersedekah dengan 150 paket sembako.

Bacaan Lainnya

“Biarlah hanya Ida Sang Hyang Maha Pengasih yang mengetahuinya, tiang cukup melaksanakan tugas kewajiban sebagai sesama umat untuk berbagi kasih dan bahagia,” ujar Mang Dauh sembari meghampiri para lansia yang disaksikan oleh tiga Kepala Dusun Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng.

Dalam wawancara singkatnya, Mang Dauh menyampaikan bahwa dirinya beserta keluarga besar dadya sangat berterima kasih kepada Ida Sang Hyang Maha Pemurah atas segala rahmat dan anugerah terindah-Nya sampai detik ini,sehingga rasa cinta serta kepedulian kepada sesama dapat diwujudkan.

“Semoga kita semua sebagai sesama umat Tuhan diberikan kerahayuan dalam melaksanakan srada bhakti di hari raya Galungan dan Kuningan,” ucap Mang Dauh, sembari menyampaikan terima kasih kepada dr Nyoman Sutjidra SpOg yang telah ikut memberikan bantuan 500 liter minyak goreng.

Selanjutnya Mang Dauh mengatakan, hiruk pikuk atau kompetisi politik baginya sudah berlalu dan tutup buku, sehingga masing-masing pihak diwajibkan bijaksana dalam berpolitik sesuai sila ke-2 dalam Pancasila.

“Hal terpenting bagi ‘tiang’ adalah terwujudnya keamanan dan kenyamanan gumi Denbukit di setiap tahapan pelaksanaan Pilkada demi kondusifitas Pariwisata Buleleng yang sudah dikagumi dunia mancanegara,” harap Mang Dauh.

Sementara itu, Semeton Mang Dauh cukup gercep bergotong-royong dalam pembagian sembako kali ini. Berikutnya mereka akan memotong 14 ekor babi untuk relawan di wilayah timur, tengah dan barat Buleleng, mulai dari Desa Tembok Kecamatan Tejakula sampai Desa Pemuteran Kecamatan Gerokgak Buleleng.

“Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan kepada seluruh umat Hindu masyarakat Buleleng di manapun berada, semoga selalu dalam lindungan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, mohon maaf lahir batin,” kata Mang Dauh mengakhiri wawancara singkat.

Pewarta: Anom Wijaya
Redaktur: Laurensius Molan

Pos terkait