Tangerang, 18/6 (ANTARA/LE) – Sebanyak delapan kasus cacing hati (fasciola heoatica) yang terdapat pada hewan kurban ditemukan tim kesehatan hewan pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten yang terjun melakukan pemeriksaan.
“Sampai laporan semalam, ditemukan manifes cacing hati pada sejumlah hewan kurban,” kata Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner DPKP Kabupaten Tangerang Joko Ismadi di Tangerang, Selasa (18/6/2023).
Ia mengatakan, dari delapan kasus cacing hati yang dimaksud, satu kasus ditemukan pada seekor kerbau dan tujuh lainnya pada sapi kurban yang disembelih di beberapa tempat di Kabupaten Tangerang.
Dari temuan itu, lanjut Joko, tim kesehatan hewan langsung mengambil langkah memusnahkan organ hati kerbau dan sapi yang terdeteksi mengandung cacing tersebut. “Tapi dari kasus itu, dagingnya layak untuk dikonsumsi. Sementara hati yang ada cacingnya tidak layak dikonsumsi, sehingga dimusnahkan,” katanya.
Mengenai adanya hasil temuan kasus pada daging kurban yang ada di lokasi lainnya, Joko menyebutkan, sampai saat ini belum ada laporan temuan kasus.
Berdasarkan laporan sementara, dari hasil pemeriksaan kesehatan terhadap 32.184 ekor hewan kurban yang terdiri atas 8.344 ekor sapi, 40 ekor kerbau, 4.573 ekor kambing dan 19.227 ekor domba, tidak ditemukan hewan yang mengalami penyakit Antraks maupun penyakit mulut dan kuku (PMK).
“Dari pemeriksaan awal kita tidak menemukan hewan kurban mengalami penyakit berbahaya seperti Antraks atau PMK. Tetapi ini juga belum final, kita pendataan sampai selesai hari tasyrik,” ungkapnya.
Adapun untuk jumlah pemotongan hewan kurban di wilayahnya itu kemungkinan besar akan masih berkembang atau bertambah. Karena hingga kini masih ada masyarakat yang melaksanakan penyembelihan.
Kabupaten Tangerang sendiri, baru terlaporkan jumlah hewan kurban yang dipotong di 26 kecamatan dengan 392 titik lokasi sebanyak 4.747 ekor hewan, di antaranya 1.349 ekor sapi, 14 ekor kerbau, 847 ekor kambing dan 2.537 ekor domba. (ANT/LE)








