Jimbaran, LenteraEsai.id – Dalam rangka persiapan menuju Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH), Universitas Udayana menyelenggarakan Kuliah Umum ‘Transformasi Universitas Udayana Menjadi Perguruan Tinggi Negeri-Badan Hukum’, bertempat di Auditorium Widya Sabha Kampus Bukit Jimbaran, Badung, Senin (30/10/2023).
Kuliah Umum tersebut mendatangkan dua narasumber berkompeten yaitu Plt Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi (Diktiristek) Kemendikbudristek Prof Nizam, serta Plt Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Prof Tjitjik Srie Tjahjandarie.
Dalam sambutannya, Plt Rektor Universitan Udayana (Unud) Prof Ngakan Putu Gede Suardana menyatakan kelayakan Universitas Udayana yang telah berkomitmen untuk beralih status dari Perguruan Tinggi Negeri – Badan Layanan Umum (PTN-BLU) menjadi PTN-BH melalui serangkaian persiapan yang telah dilakukan sejak tahun 2022.
“Mohon rekomendasi ke Biro Hukum agar Unud masuk ke dalam Progsun PP Tahun 2024 bersama-sama dengan Universitas Sriwijaya (Unsri) dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ),” ujar Plt Rektor mengakhiri sambutan yang dilanjutkan dengan pembukaan kegiatan Kuliah Umum secara resmi.
Diawali dengan pantun, Nyoman Sadra Dharmawan selaku moderator sukses memandu jalannya Kuliah Umum. Para peserta yang hadir pun tampak antusias mengikuti kegiatan dengan melontarkan berbagai pertanyaan kepada kedua narasumber saat sesi diskusi.
Ditemui awak media massa usai Kuliah umum, Prof Nizam mengatakan untuk seluruh perguruan tinggi yang sudah siap berbadan hukum agar bisa berakselerasi dalam mengembangkan kualitas, sehingga pada gilirannya perguruan tinggi Indonesia bisa mempunyai daya saing yang sepadan dengan perguruan tinggi di negara-negara maju.
“Perguruan tinggi itu korelasinya sangat positif dengan kemajuan bangsa. Semakin berkualitas suatu perguruan tinggi maka semakin tinggi pula kemajuan negara tersebut. Sehingga harapannya bisa menghasilkan SDM kelas dunia dan inovasi-inovasi yang membangun negara ke depannya,” ujar Prof Nizam dengan penuh harap.
Peliput: Vika Jantika
Redaktur: Laurensius Molan







