Tabanan, LenteraEsai.id – Polres Tabanan mengerahkan Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) untuk melakukan pengamanan guna menjamin kelancaran persembahyangan Hari Raya Galungan di Pura Luhur Tanah Lot yang berlokasi di tengah laut di belahan Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali pada Rabu (2/8/2023).
Petugas tampak melakukan penjagaan dan patroli laut di seputaran garis Pantai Tanah Lot yang juga sebagai daerah tujuan wisata, yang selama ini cukup ramai dikunjungi wisatawan baik domestik maupun mancanegara.
Kapolres Tabanan AKBP Leo Dedy Defretes SH SIK MH melalui Kasatpolairud Polres Tabanan AKP I Nyoman Artadana SH MH mengatakan, pengamanan kali ini menggerahkan satu unit patroli Satpolairud Polres Tabanan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang hendak mengaturkan sesaji dan bersembahyang di Pura Luhur Tanah Lot.
Pengamanan sejak pagi hingga petang hari itu juga dilaksanakan bersama-sama dengan tim Lifeguards DTW Tanah Lot, para Pecalang Pura Luhur Tanah Lot dan unsur pengamanan lainnya, ujar AKP Artadana, menjelaskan.
Kasatpolairud menyebutkan, dalam pengamanan tersebut personel Polairud juga memberikan imbauan keamanan dan kewaspadaan bagi para pemedek/masyarakat yang akan bersembahyang, yakni dengan selalu berhati-hati saat melintas di pantai, karena banyak batukarang yang licin.
Demikian pula saat menyebrang ke lokasi pura yang cukup jauh dari bibir pantai, hendaknya dapat dilakukan saat air laut mulai surut. “Dengan kata lain, saat air laut tidak begitu pasang, masyarakat bisa menyebrang ke lokasi pura. Dan inipun harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian,” ujarnya.
Selain mengimbau masalah keamanan kepada masyarakat lokal, hal yang sama-sama juga disampaikan petugas kepada para wisatawan yang berkunjung di kawasan pantai DTW Tanah Lot. “Kami minta para pengunjung untuk berhati-hati, serta menghormati budaya dan kearifan lokal yang berlaku di Bali. Tidak memasuki areal tempat suci/pura atau naik ke tempat yang disakralkan,” katanya.
Selain itu, para wisatawan diminta untuk mematuhi peraturan berlalu lintas sesuai dengan undang-undang yang berlaku di Indonesia. Jangan ada wisatawan asing yang ugal-ugalan saat berkendaraan di jalan raya, ucap AKP Artadana, menegaskan.
Berdasarkan pemantauan di lokasi, warga masyarakat yang datang untuk bersembahyang ke Pura Luhur Tanah Lot siang itu cukup ramai. Demikian pula kunjungan wisatawan cukup padat. Bersyukur situasi berjalan tertib dan aman di balik cuaca cerah dengan gelombang laut mencapai ketinggian antara 0,75 cm sampai satu meter. (LE/Tab)







