Denpasar, LenteraEsai.id – Menindaklanjuti laporan tentang adanya kasus demam berdarah dengue (DBD) di dua lokasi di Kecamatan Denpasar Selatan yakni di Banjar Kelod, Kelurahan Renon dan di Banjar Pekandelan, Desa Sanur Kaja, Pemerintah Kota Denpasar melalui Puskesmas II Denpasar Selatan melaksanakan giat fogging fokus di dua lokasi tersebut pada Sabtu (4/2/2023).
Kepala Puskesmas II Denpasar Selatan, dr Ida Ayu Ketut Martini saat dihubungi mengatakan, giat fogging di dua lokasi kali ini dilaksanakan oleh tim dari Puskesmas II Denpasar Selatan dibantu aparat lingkungan sekitar.
Di Banjar Kelod Kelurahan Renon dilakukan fogging menindaklanjuti 2 laporan kasus DBD dari Rumah Sakit Bali Mandara. “Setelah itu tim jumantik melakukan penyelidikan epidemiologi ke alamat yang diberikan oleh rumah sakit dan dikonfirmasi terdapat 2 kasus seperti yang di laporkan serta terdapat jentik di 5 tempat penampungan dari 20 rumah yang diperiksa,” ujarnya.
“Sementara giat fogging di Banjar Pekandelan Desa Sanur Kaja menindaklanjuti laporan 1 kasus DBD yang dilaporkan. Setelah dilakukan pemeriksaan, dikonfirmasi terdapat 2 kasus warga yang menderita panas dan ditemukan jentik di 1 tempat penampungan air dari 20 rumah warga yang diperiksa,” katanya, menambahkan.
Di lokasi kegiatan, dr Ida Ayu Ketut Martini berharap masyarakat lebih waspada dan secara aktif dapat melakukan 3 M plus sebagai cara pencegahan awal dari penyakit DBD.
“Lebih intensif menjaga kebersihan lingkungan sekitar dengan melakukan gotong royong menghilangkan tempat-tempat yang memungkinkan nyamuk berkembang biak seperti timbunan sampah plastik, pohon-pohon yang terlalu rimbun dan genangan air sebagai tempat nyamuk bertelur,” ujarnya, menegaskan. (LE-AS)







