Denpasar, LenteraEsai.id – Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri puncak HUT ke-102 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wangaya, bertempat di halaman parkir RSUD Wangaya, Denpasar, Jumat (6/1/2022).
Dalam kesempatan itu juga tampak hadir Ketua DPRD Kota Denpasar IGst Ngurah Gede, Sekda Kota Denpsar Ida Bagus Alit Wiradana, Ketua GOW Denpasar Ny Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Denpasar Ny Widnyani Wiradana dan Direktur RSUD Wangaya dr AA Made Widiasa.
Wawali Arya Wibawa menyambut baik kegiatan HUT yang berlangsung secara sederhana. Setiap tahunnya peningkatan pelayanan di RSUD Wangaya sudah sangat baik, terlihat dari fasilitas, infrastruktur dan tingkat SDM yang profesional juga sudah semakin banyak.
Saat membacakan sambutan tertulis Wali Kota Denpasar, Wawali Arya Wibawa mengatakan, satu abad lebih sudah terlewati. Karenanya, HUT ke- 102 ini harus dijadikan momentum bagi seluruh karyawan Rumah Sakit Wangaya untuk bangkit dan bergerak maju serta bersaing memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kita harus menyadari bahwa masyarakat semakin selektif dan kritis dalam menentukan atau memilih pelayanan kesehatan, di samping banyaknya pesaing yang ada, maka komitmen bersama untuk meningkatkan kinerja dan mutu pelayanan harus sudah menjadi target prioritas bagi semua jajaran rumah sakit,” ujar Arya Wibawa.
Melalui sertifikasi akreditasi rumah sakit, merupakan suatu pengakuan yang diberikan oleh pemerintah karena telah memenuhi standar yang ditetapkan dengan tujuan akhir mencapai pelayanan prima dengan standar mutu yang jelas.
“Kami sangat mendorong untuk diterapkannya pelayanan menggunakan teknologi digitalisasi. Inovasi-inovasi khususnya dalam penerapan teknologi informasi dalam pelayanan harus terus dilakukan agar masalah-masalah klasik seperti antrian yang panjang, administrasi yang lama dan berbelit-belit dapat diatasi dengan sistem informasi manajemen,” katanya, menekankan.
Penerapan ilmu dan teknologi di semua segi memang harus dilakukan. Penerapan elektronik medical record (EMR) yang dilakukan di RSUD Wangaya adalah langkah awal menuju digitalisasi pelayanan apalagi sudah dilakukan juga e-resep, antrean online, dan pendaftaran online.
Sekali lagi, dalam memberikan pelayanan wajib menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP), wajib mengikuti mutu yang sudah ditetapkan, tetapi jangan lupa sisi-sisi humanis dalam pelayanan. “Kita harus pintar mengkolaborasikan standar pelayanan yang ada tanpa meninggalkan etika, empati kepada masyarakat dan dapat melayani masyarakat yang membutuhkan pertolongan kita,” ucapnya.
Sementara Direktur RSUD Wangaya dr AA Made Widiasa menjelaskan bahwa pada peringatan HUT ke-102 kali ini mengangkat tema ‘Bersinergi Mengatasi Stunting Untuk Generasi Unggul Menuju Denpasar Maju’.
Peringatan hari ulang tahun RSUD Wangaya adalah sebagai wahana untuk menumbuhkan rasa memiliki (self belonging) dari seluruh pegawai, sehingga akan tumbuh rasa tulus dan iklas dalam mengabdi di rumah sakit.
“Untuk tahun 2023 ini kami juga sudah mengimplementasikan electronicmedical record (EMR), e-resep, pendaftaran online & antrean online. Di samping itu, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan untuk memperpanjang waktu pelayanan, kami juga membuka poliklinik sore,” ujar Widiasa. Lebih lanjut dikatakan, dalam langkah awal ini pihaknya membuka 5 layanan poliklnik spesialis yaitu: Klinik THT, Klinik Neurologi, Klinik Anak, Klinik Geriatri dan Klinik Penyakit Kulit dan Kelamin,” ucapnya.
Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya Kota Denpasar selalu berusaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh masyarakat, yang tidak saja kepada warga Denpasar. “Banyak sudah warga dari sejumlah daerah yang merasa puas dengan pelayanan kami, tetapi kami tentu tidak bisa memuaskan semua warga masyarakat,” katanya, menyampaikan. (LE-DP)







