Polri Turunkan Tim DVI Pascakerusuhan Laga Arema Vs Persebaya yang Renggut 120 Lebih Nyawa di Malang

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo (Foto: Dok Humas Polri)

Jakarta, LenteraEsai.id – Polri menyatakan langsung bergerak cepat mengerahkan tim DVI dari Polda Jawa Timur (Jatim) dan rumah sakit setempat untuk mempercepat proses identifikasi koban laga antara Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan Malang.

“Untuk saat ini tim DVI Dokkes Polri segara ke Malang untuk back up Tim DVI Polda Jatim dan RS setempat guna percepatan identifikasi korban,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Minggu (2/10/2022).

Bacaan Lainnya

Adapun Tim DVI tersebut dipimpin langsung oleh Brigjen Nyoman. Kadiv Humas menuturkan, gerak cepat itu dilakukan oleh kepolisian untuk memberikan pertolongan medis kepada suporter yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

“Dan fokus untuk memberikan pertolongan medis kepada korban-korban yang saat ini dirawat di beberapa rumah sakit,” ujar Dedi.

Diberitakan sebelumnya, pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya dalam pekan ke-11 Liga 1 2022/2023 berakhir dengan tragedi. Suporter dan polisi menjadi korban kericuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu malam, 1 Oktober 2022.

Diperoleh keterangan dari pihak BPBD Malang di lapangan bahwa angka korban meninggal dunia dalam aksi kerusuhan antarpara suporter kedua kesebelasan tersebut, masih beragam. Ada yang menyebut 125, 159 sampai 174 orang. Demikian juga mengenai korban luka-luka yang masih dalam perawatan di sejumlah rumah sakit mencapai puluhan. (LE-JK)

Pos terkait