Badung, LenteraEsai.id – Universitas Udayana (Unud) Bali melaksanakan Wisuda ke-149 bertempat di Gedung Auditorium Widya Sabha Kampus Bukit Jimbaran, Badung pada Sabtu (6/8).
Pada wisuda periode ini, Rektor Unud melepas 1.391 wisudawan yang terdiri atas 16 Doktor, 100 Magister, 61 Spesialis, 250 Profesi, 866 Sarjana dan 98 orang Diploma. Dari jumlah wisudawan sebanyak itu, 631 di antaranya meraih predikat Dengan Pujian atau Cum Laude. Sementara jumlah alumni Unud hingga saat ini mencapai 110.879 orang.
Wakil Rektor Bidang Akademik Unud Prof Dr Ir I Gede Rai Maya Temaja MP dalam laporannya menyampaikan, wisudawan hari ini didominasi oleh kaum perempuan yang jumlahnya 828 orang, sedangkan wisudawan laki- laki hanya 563 orang.
Dari sisi prestasi akademik, IPK wisudawan perempuan lebih baik dari pada laki-laki, di mana rata-rata IPK perempuan 3,74 sedangkan rata-rata IPK laki-laki 3,70. Masa studi rata-rata perempuan 7,3 semester sedangkan laki-laki masa studinya 7,7 semester. Secara keseluruhan rata-rata IPK cukup bagus. Pada periode wisuda kali ini terdapat wisudawan penerima beasiswa sebanyak 180 orang dari 26 penyedia beasiswa.
Kepada para wisudawan, Wakil Rektor berharap, melalui pendidikan yang telah ditempuh, lulusan tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan tetapi juga berkehidupan yang cerdas dengan mengedepankan kepribadian yang baik dalam bekerja dan bermasyarakat, selalu memiliki dedikasi, inovasi dan kolaborasi dalam bekerja.
“Hal tersebut merupakan kunci kesuksesan dalam kehidupan saudara. Untuk memperoleh umpan balik informasi penting dari alumni sebagai perbaikan, pengembangan sistem dan pengelolaan pendidikan perguruan tinggi, baik fasilitas, pola pengajaran dan pembelajaran, proses, serta pelayanan di Universitas Udayana, saya harapkan peran serta para wisudawan untuk berpartisipasi dalam kegiatan tracer study online yang dilaksanakan oleh pihak Universitas Udayana,” ujar Wakil Rektor Unud, mengharapkan.
Sementara Rektor Unud Prof Dr Ir I Nyoman Gde Antara MEng IPU dalam sambutannya memberikan penghargaan setinggi-tingginya bagi para wisudawan, karena di tengah keterbatasan akibat dampak pandemi, para wisudawan mampu menyelesaikan pendidikan dengan baik. Lebih lanjut Rektor menyampaikan bahwa pedoman akademik untuk program pascasarjana sudah diperbaiki sehingga memungkinkan mahasiswa tepat menempuh magister dalam dua tahun dan doktor tiga tahun, dan mahasiswa bisa lebih cepat menyelesaikan pendidikannya.
“Beberapa minggu terakhir banyak Program Studi yang telah meraih akreditasi unggul dan yang unggul ini akan didorong ke akreditasi internasional. Wisudawan periode ini diharapkan dapat dikelompokkan menjadi tiga yakni kelompok pertama yang mendapat pekerjaan sesuai dengan kompetensi yang dirintis dan memperoleh UMR sesuai daerah tempat berkarir, kemudian kelompok kedua sebagai alumni dapat menciptakan lapangan kerja melalui wirausaha muda, dan kelompok terakhir adalah yang melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar Prof Antara.
Dikatakan, pihaknya tidak ingin ada kelompok lainnya apalagi masuk kelompok yang tidak memiliki pekerjaan dan apapun. “Untuk itu, masalah ini juga menjadi tanggung jawab dan pemikiran kami di Unud, bagaimana serapan alumni di dunia kerja dapat optimal,” ucapnya.
Rektor berpesan kepada seluruh wisudawan agar bijak dalam menerapkan ilmu yang telah diperoleh dan mengimplementasikan ilmu tersebut untuk kemajuan masyarakat, bangsa dan negara. Alumni diharapkan dapat memberikan informasi kepada universitas terkait mata kuliah yang tidak dibutuhkan dan dibutuhkan sebagai seorang profesional di lapangan melalui pelaksanaan tracer study. Sehingga perbaikan dapat dilakukan dan kompetensi yang dimiliki lulusan dapat sesuai dengan kebutuhan stakeholder.
Viona, mewakili para wisudawan, dalam pesan kesannya menyampaikan banyak sekali kenangan yang tentunya menjadi memori di masa akan datang. Perjalanan di bangku perkuliahan tentu tidak mudah dan penuh tantangan, terlebih pada kondisi saat ini yaitu pandemi Covid-19. Namun demikian, dirinya dan teman-teman telah mampu melalui semua itu dan kini berdiri di tempat ini untuk mengikuti wisuda.
Gelar yang diperoleh bukanlah akhir dari proses pembelajaran. “Maka dari itu, marilah kita terus menambah ilmu dan mengejar impian masing-masing serta selalu menjaga nama baik almamater Universitas Udayana.” ujar Viona, menyampaikan ajakan. (LE-BD)
Sumber: www.unud.ac.id







