Karangasem, LenteraEsai.id – Sebidang lahan di jalan raya Amlapura- Singaraja, tepatnya di belahan Banjar Dinas Tegallanglangan, Desa Datah, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, tampak ‘mengabu-arang’ akibat dilanda musibah kebakaran pada Sabtu (23/7).
Kobaran si jago merah terlihat begitu besar dengan asap putih kehitaman membubung dalam ratusan meter ke angkasa, setelah lidah api menggerogoti tetumbuhan dan dedaunan yang mengering ‘dibentak’ panas dalam beberapa pekan ini.
Petugas Damkartan Karangasem yang mendapat laporan tentang kejadian itu, langsung menerjunkan pasukan lengkap dengan mobil pemadam guna mengatasi kobaran yang cenderung melebar.
Setelah bekutat dalam beberapa lama di tengah terik sinar mentari, akhirnya patugas pemadam dari Regu 1 Pos Karangasem berhasil mengatasi amuk si jago merah dengan menyemprotkan lebih dari 8.500 liter air.
“Saat ini penanganan sudah selesai, bersyukur dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala. Tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka dalam peristiwa itu,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Karangasem I Nyoman Siki Ngurah ketika dihubungi wartawan.
Kadis Damkartan menduga kebakaran dipicu oleh adanya penduduk yang membakar sampah di lokasi musibah. “Kami duga ada orang yang membakar sampah sembarangan, yakni di atas lahan kering yang mudah terbakar,” ucapnya.
Dikatakan, api yang menyala dari tempat pembakaran sampah, dengan cepat menyambar daun-daun dan rumput yang menguning dan mengering, hingga kemudian merembet ke areal tanaman di sekitarnya.
“Api baru dapat dipadamkan setelah si jago merah menggerogoti sekitar 10 are lahan yang ditumbuhi beberapa jenis pepohonan di belahan Banjar Dinas Tegallanglangan itu,” ujar Siki Ngurah sembari menyampaikan, beruntung kebakaran tidak sampai merembet ke daerah hunian warga. (LE-Ami)







