Denpasar, LenteraEsai.id – Pemkot Denpasar bersama Yayasan Megumi Shanti Indonesia, Jaba Paon, dan Pertiwi Indonesia berkolaborasi melaksanakan bedah rumah milik salah seorang warga di Jalan Ahmad Yani Desa Dauh Puri Kaja, Denpasar, Minggu (17/7).
Pada kesempatan tersebut hadir Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar I Ketut Suteja Kumara, Ketua K3S Denpasar Ny Sagung Antari Jaya Negara, Wakil Ketua K3S Ny Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Ny IA Widnyani Wiradana, Kadis Sosial Gusti Ayu Laksmi Saraswati, dan Perbekel Dauh Puri Kaja Gusti Ketut Sucipta.
Dalam kesempatan tersebut, Jaya Negara menyampaikan bedah rumah untuk Ny Apik Ningsih merupakan wujud nyata kolaborasi yang baik antara pemerintah dengan yayasan serta stakeholder terkait dalam membantu masyarakat. Pola seperti ini akan terus diterapkan untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
“Kolaborasi terwujud untuk proses bedah rumah yang tidak bisa didanai dari pemerintah karena terkendala persyaratan administrasi bedah rumah ini dilaksanakan oleh Yayasan Megumi Santhi, sementara untuk peralatan dapur diberikan oleh Jaba Paon dan untuk isi kamar diberikan oleh Pertiwi Indonesia. Kolaborasi ini merupakan perwujudan dari spirit Vasudaiva Kutumbakam yang artinya bergotong royong dan menyama braya dalam menuntaskan suatu persoalan,” ujar Jaya Negara.
Sementara Suteja Kumara yang merupakan inisiator bedah rumah dalam kesempatan tersebut menambahkan, bedah rumah ini bermula dari keprihatinannya melihat salah satu warganya yang rumahnya sangat tidak layak huni.
“Setelah melakukan kordinasi dengan berbagai pihaknya akhirnya terwujud program bedah rumah ini yang merupakan bentuk implementasi nyata dari penerapan Vasudhaiva Kutumbakam yang memiliki arti Menyama Braya seluruh stakeholder saling bahu membahu memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan bedah rumah ini merupakan hal baru yang dilakukan Pemerintah Kota Denpasar secara gotong royong dengan beberapa komunitas dan instansi terkait.
“Ini langkah baru, bagi Pemerintah Kota Denpasar bedah rumah yang dilakukan dengan gotong royong sangat luar biasa. Empati semacam ini semoga bisa digetok tularkan di tempat lain sehingga konsep menyama braya atau gotong royong ini bisa ditumbuhkan kembali,” ujar Suteja.
Sementara itu, Wayan Sujiarna selaku anak dari Ny Apik Ningsih penerima bedah rumah, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkot Denpasar, Yayasan Megumi Santhi, Jaba Paon dan Pertiwi Indonesia serta pihak lainnya yang terkait.
“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih karena telah diberikan rumah yang sangat layak kepada Ibu kami,” ujar Sujiarna. (LE-DP)







