Denpasar, LenteraEsai.id – Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (FK Unud) melakukan asesmen lapangan dalam rangka akreditasi Program Studi Doktor Ilmu Kedokteran oleh Tim Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes), bertempat di Ruang Pertemuan dr AA Made Djelantik FK Unud Kampus Sudirman Denpasar, Selasa (21/6).
Tim Asesor yang hadir adalah Dr dr Yuliarni Syafrita SpS(K) (Unand) dan dr Paramasari Dirgahayu PhD (UNS). Turut hadir dalam pembukaan asesmen, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Informasi mewakili Rektor Unud, Ketua LP3M, Kepala UPT Perpustakaan, Perwakilan USDI, para Wakil Dekan FK Unud beserta Koorprodi dan unit terkait, serta undangan lainnya.
Wakil Dekan Bidang Akademik dan Perencanaan FK Unud Dr dr I Gede Eka Wiratnaya SpOT(K) mewakili Dekan FK Unud, dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan akreditasi di FK Unud cukup padat mengingat ada 33 Prodi, di mana 15 Prodi tahun ini akreditasi dan hari ini ada dua Prodi yang mengikuti asesmen lapangan.
“Kami berusaha menyiapkan dengan sebaik-baiknya dan menyesuaikan dengan waktu dari asesor. Kami berharap proses asesmen berjalan lancar, di mana sebelumnya telah dilakukan asesmen daring dan memperoleh hasil unggul,” ungkap Dr Gede Eka.
Dari 15 Prodi yang dinilai, sambungnya, rata-rata meraih hasil unggul, dan yang membanggakan Prodi yang sebelumnya berakreditasi B kini meningkat menjadi unggul, dan Prodi baru meraih predikat baik sekali. Wakil Dekan meyakini Tim Taskforce sudah melengkapi dokumen dengan sempurna, namun pihaknya sangat terbuka untuk memperbaiki kekurangan yang ditemukan asesor dalam rangka meningkatkan kualitas Prodi.
Wakil Dekan memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan. “Harapan pimpinan, Prodi yang meraih unggul ke depan diarahkan mengikuti akreditasi internasional,” ujar Dr Gede Eka menutup sambutannya.
Sementara Wakil Rektor Unud Prof I Putu Gede Adiatmika mewakili Rektor Unud, dalam kesempatan tersebut menyampaikan informasi sekilas mengenai Unud dan rencana pengembangan ke depan. Lebih lanjut Wakil Rektor menyampaikan, akreditasi sangat penting untuk menjaga mutu proses pendidikan dan layanan akademik yang diberikan kepada civitas akademika.
“Harapan pimpinan universitas, Prodi yang akreditasi B agar berbenah untuk meraih predikat unggul dengan menjaga mutu secara berkelanjutan. Unit-unit terkait telah ditugaskan untuk memantau dan bergerak ke internasionalisasi dan dalam rangka mendukung Unud menuju PTN BH,” ujar Prof Adiatmika.
Dari hasil audiensi dengan Kementerian, lanjut Prof Adiatmika, Unud sudah masuk sistem Dikti. Hal lain yang menggembirakan yakni Unud masuk dalam 27 universitas dengan predikat akreditasi unggul. “Untuk itu, universitas siap mendukung apapun yang menjadi tujuan pengembangan Prodi. Temuan dan masukan Asesor sangat diharapkan untuk mengembangkan Prodi menjadi yang unggul sepenuhnya. Wakil Rektor berharap semoga semuanya berjalan sukses sesuai harapan,” katanya.
Perwakilan Tim Asesor dr Paramasari Dirgahayu PhD, menyampaikan informasi bahwa telah ada pertemuan LAM-PTKes. Selanjutnya akreditasi LAM-PTKes akan diakui sebagai akreditasi internasional dan di IKU jika terakreditasi unggul dengan 9 standar. Lebih lanjut perwakilan Asesor menyampaikan rundown kegiatan yang akan dilakukan dan kode etik Asesor.
Dalam asesmen ini juga dilakukan wawancara dan mengeksplorasi kekurangan data yang ditulis dalam borang. Pihaknya berharap dilancarkan dalam proses akreditasi ini dan kerja sama yang baik sehingga bisa mencapai hasil maksimal. (LE-DP)







