SMPN 4 Singaraja Kembali Raih Prestasi Tingkat Nasional

SMP N 4 Singaraja Raih Juara di Fast Techno tingkat nasional. (Foto: Ist)

Buleleng, LenteraEsai.id – Buleleng dikenal sebagai Kota Pendidikan yang mencetak banyak pelajar berprestasi dalam hal akademis maupun non- akademis. Banyak sekolah yang mengukir prestasi di Kabupaten Buleleng ini, salah satunya SMP Negeri 4 Singaraja. Berdiri sejak 1979, sekolah ini telah mencetak segudang prestasi dari akademis dan non-akademis.

Terbaru, sejumlah murid di sekolah ini mencetak prestasi membanggakan dalam ajang perlombaan yang diselenggarakan tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional.

Bacaan Lainnya

Ditemui di ruang kerjanya, Jumat (20/5), Kepala SMP Negeri 4 Singaraja Putu Budiastana SPd MPd menyampaikan kebanggaannya terhadap anak didiknya karena sudah bekerja keras meraih prestasi. 

Ia menjelaskan, prestasi dari anak didik SMPN 4 Singaraja diawali dari Putu Rajendra Pramana yang berhasil meraih juara 1 dalam lomba Sains Terpadu se-Bali yang digelar pada 23 April 2022 lalu di Karangasem. Tidak hanya itu, juara 3 untuk lomba yang sama digaet rekannya Joshua S Imanuel.

Siswa juara mendapat piala bergilir dari lomba tersebut, kata Budiastana sembari mengungkapkan kebanggaannya karena lomba ini diikuti peserta dari berbagai kabupaten/kota se-Bali. 

Kemudian pada 1 Mei 2022 anak didiknya mendominasi lomba olimpiade Mata Pelajaran dalam rangka HUT SMA Negeri 1 Gianyar dengan pencapaian piala bergilir Disdikpora Provinsi Bali, sebab SMP Negeri 4 Singaraja menjadi juara hampir di semua mata pelajaran yang dilombakan. 

Prestasi terbaru yang dicapai yaitu lomba Fast Techno tingkat nasional diselenggarakan oleh ITB Stikom Bali. Pada lomba tersebut SMP Negeri 4 Singaraja meraih juara di masing-masing cabang yang dilombakan, meliputi Microsoft Word mendapat juara 1 atas nama Pramesti Anggarini, Microsoft Excel mendapat juara 3 atas nama Joshua S Imanuel, Microsoft Power Point mendapat juara 2 atas nama Deva Ryananda, sehingga dengan pencapaian tersebut membuat SMP Negeri 4 Singaraja memperoleh juara umum.

“Prestasi yang telah dicapai ini tidak lepas dari kerja keras anak didik kita, serta dukungan pembinaan guru dan orang tua di rumah, karena tanpa dukungan semua komponen tersebut hasil yang ingin dicapai pun tidak akan maksimal,” ujar Budiastana.

Lebih lanjut Budiastana menyebutkan, tercapainya prestasi ini tidak membuat dirinya merasa berpuas diri, melainkan bersama para guru di sekolah mencanangkan adanya regenerasi guna mempertahankan prestasi yang telah dicapai sebelumnya. Dengan cara mengikutsertakan siswa baru dalam lomba itu sendiri, sehingga mendapat pengalaman dalam mengikuti perlombaan, dan selanjutnya dari pihak guru hanya perlu melakukan pembinaan lebih lanjut ke depannya agar tujuan juara dapat tercapai.

“Dalam hal regenerasi ini tentunya tidak mudah karena itu kembali ke inovasi internal dari masing-masing siswa. Oleh sebab itu, saya mengajak seluruh komponen guru agar bisa membangun internal motivasi dari masing-masing siswa guna mencapai target prestasi yang ingin dicapai,” ucapnya.

Lebih jauh, Kepsek Budiastana memotivasi anak didiknya dalam meningkatkan prestasi dengan mengambil jargon ‘Thinking Globally, Acting Globally’, bawasanya perjuangan dari anak didiknya masih sangat panjang untuk memasuki persaingan di era industri 4.0 .

“Maka dari itu saya meminta anak didik tetap berusaha maksimal dan jangan berpuas diri terhadap prestasi yang sudah dicapai, tetap mengembangkan diri tidak hanya di satu bidang melainkan diberbagai bidang mata pelajaran sebagai bekal menghadapi persaingan ke depan di era global,” ucapnya.

Ditemui di tempat yang sama, salah satu siswi yang meraih prestasi pada Lomba Biologi yang diselenggarakan di SMAN 1 Gianyar, Ni Made Ayudiarani. Ia menyampaikan usahanya dalam mencapai prestasi dengan mengasah ilmu yang dimiliki melalui materi buku bacaan, latihan bank soal, mempelajari kisi-kisi yang telah diberikan, serta mengikuti pembinaan dari guru secara luring dan daring.

“Dukungan dari orang terdekat khususnya orang tua sangat berpengaruh dalam kegiatan yang saya lakukan seperti contoh orang tua selalu memfasilitasi saya banyak buku mengenai biologi agar saya belajar secara otodidak dalam hal membaca dan latihan soal,” ucapnya.

Di akhir percakapan Ayudiarani memotivasi temannya yang lain agar tetap semangat, pantang menyerah dan tetap berusaha menjadi yang terbaik agar dapat mengikuti perlombaan mewakili serta mengharumkan nama sekolah.

Adapun harapan ke depannya, ia ingin meningkatkan prestasi yang lebih lagi, baik itu di kancah nasional maupun internasional serta mendalami ilmu biologi yang ditekuninya guna mencapai cita-citanya sebagai dokter. 

Untuk diketahui, selain prestasi di akademis, prestasi non akademis juga diraih siswa yang mendapat juara 1 pada lomba Cerpen Tingkat Nasional atas nama Audina Noviraputri Darmawan dengan judul cerpen ‘Adianna Yang Bestari (Kepercayaan Diri yang Berpendidikan)’, pada acara Pateron Art Festival 3.0.  (LE-BL1) 

Pos terkait