Kuta, LenteraEsai.id – Setelah selama dua tahun sepi jampi, garis Pantai Kuta, Kabupaten Badung, Bali bagian selatan kini kembali ramai dikunjungi wisatawan. Berbarengan dengan ramainya kembali, pantai kesohor itupun kembali menyeret seorang pelancong.
Seorang pelancong yang sedang berenang dilaporkan terseret ombak kemudian menghilang dari permukaan air laut di Pantai Kuta pada Rabu (18/5/2022) petang sekitar pukul 18.30 Wita.
“Laporan kami terima pukul 19.05 Wita dari Bapak Sutayana yang menyebutkan ada seseorang terseret arus di Pantai Kuta, di depan salah satu mall,” kata Kepala Kantor Basarnaa Bali (Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar), Gede Darmada SE MAP pada Rabu (18/5) malam.
Menanggapi informasi tersebut, empat personel Basarnas langsung digerakkan menuju lokasi untuk melakukan koordinasi dan langkah yang diperlukan, mengingat upaya pencarian ke tengah laut malam itu tidak memungkinkan, karena jarak pandang sangat terbatas.
“Tim yang ada di Pantai Kuta melakukan koordinasi dengan unsur SAR lainnya, di samping juga menyisir sepanjang bibir pantai,” ungkapnya. Upaya pencarian selanjutnya dilakukan pada Kamis (19/5) pagi, kata Darmada tanpa merinci identitas pelancong yang terseret ombak kemudian ternggelam itu. (LE-DP)







