Kuta, LenteraEsai.id – Pemprov Bali terus berupaya melengkapi sarana dan prasarana pendidikan guna menunjang kelancaran proses belajar mengajar di sekolah. Salah satunya, SMA Negeri 1 Kuta, Kabupaten Badung tahun ini mendapat tambahan 15 ruang kelas.
Selain mendapat penambahan ruang kelas yang akan dibangun dalam tiga lantai, juga penambahan lahan yang akan dimanfaatkan untuk pembangunan tempat parkir.
Kepala SMA Negeri 1 Kuta Drs I Ketut Sumandhi Arta MPd ketika ditemui pewarta LenteraEsai.id (LE) di ruang kerjanya, Kamis (30/9), membenarkan bahwa sekolahnya akan mendapat proyek penambahan bangunan fisik, yakni gedung baru dengan 15 ruang kelas.
Gedung dengan tiga lantai akan dibangun di atas lahan seluas 30 are, sedangkan bangunan untuk tempat parkir berdiri di atas lahan 20 are. “Ya…Gedung sekolah nanti akan dibangun tiga lantai dengan 15 ruang kelas,” ujar Sumandhi Arta, menjelaskan.
Kepala sekolah asal Abiansemal, Kabupaten Badung itu mengungkapkan, selama ini SMA Negeri 1 Kuta memang masih kekurangan ruang kelas. Masalahnya, sekolah harus menampung siswa sebanyak 45 kelas, namun ruang belajar yang ada hanya 24 kelas.
Rincian kelas sebanyak itu terdiri atas kelas XII 14 kelas, kelas XI 15 kelas dan kelas X 16 kelas, total 45 kelas. “Bersyukur usulan kami untuk mendapat penambahan ruang kelas, dipenuhi oleh Pemprov Bali dalam hal ini Dinas Pendidikan,” ujar Sumandhi Arta dengan menambahkan, sesuai rencana, tahun ini proyek sudah mulai dikerjakan.
Dikatakan, lokasi proyek di sebelah barat, di balik tembok gedung sekolah yang kini berdiri. Nanti, tembok pagar yang ada akan dibongkar. “Dan pelinggih Penunggun Karang akan dipindah ke barat,” ucapnya.
Kepala SMA Negeri 1 Kuta menjelaskan, dalam profosal yang disampaikan pihaknya ke Disdik Provinsi Bali, ialah mengajukan usulan dibangunnya gedung baru empat lantai berisi baseman dengan RAB Rp 20 miliar. Tetapi, yang disetujui tiga lantai dan tanpa baseman.
“Ya..Tiga lantai yang disetujui, mungkin karena anggaran sekarang masih terbatas. Namun, kami tetap bersyukur, karena sudah direalisasikan,” katanya, penuh semangat.
“Sempat kami ada rencana mengajukan profosal pembangunan gedung tambahan ke Pemkab Badung. Tetapi karena keuangan Pemkab Badung kini disebutkan defisit, tidak jadi mengajukan profosal,” kisahnya.
Tanpa bermaksud menyombongkan diri, SMAN 1 Kuta termasuk sekolah berprestasi di Bali. Termasuk, prestasi di tingkat nasional atas penilaian Kementerian Pendidikan RI. Salah satu buktinya, kata dia, pihaknya mendapat BOS kinerja.
“Prestasi itu semua adalah berkat kerja sama dan kerja keras keluarga besar SMAN 1 Kuta dan para stakeholder terkait,” kata Kepsek Sumandhi Arta, menuturkan. (LE-Ima)







