Kapolres Buleleng: Sejarah di Banjar Bale Agung Adalah Asal-usul Ibu Kandung Bung Karno

Buleleng, LenteraEsai.id – Penghargaan terhadap tokoh sejarah merupakan perwujudan dari sikap menghargai dan mencintai tanah air.

Hal ini ditunjukkan ketika Kapolres Buleleng AKBP Andrian Pramudianto SIK SH MSi melakukan silahturahmi kepada keluarga Nyoman Rai Srimben yang merupakan ibu kandung dari Bung Karno, Presiden pertama Republik Indonesia.

Bacaan Lainnya

Kedatangan Kapolres Buleleng pada Selasa (28/9/2021) pagi di rumah Banjar Bale Agung Singaraja itu, didampingi beberapa pejabat Polres Buleleng. Rombongan tampak disambut Made Supatika, mewakili keluarga, Kelian Banjar Bale Agung Gede Nyoman Suartana, Jro Mangku Pura Pejenengan Made Arsana, Kelian Pemaksan Pura Desa Made Ardika dan Kepala Lingkungan Bale Agung Komang Raimas.

Kapolres Buleleng menyampaikan, kedatangannya menemui keluarga Nyoman Srimben yang merupakan ibu kandung dari Proklamator Republik Indonesia Ir Soekarno atau bung Karno, sebagai bentuk silaturahmi dan memperkenalkan diri sebagai Kapolres Buleleng.

“Selaku Kapolres harus mengetahui sejarah bahwa di Banjar Bale Agung ini merupakan asal usul dari ibu kandung Bung Karno dan juga harus tahu tempatnya. Maka saya datang ke sini untuk mempererat silahturahmi  dengan pihak keluarga Nyoman Srimben,” ucapnya.

Sementara Jro Mangku Pajenengan Made Arsana menjelaskan, Bale Agung ini merupakan salah satu kawasan Bung Karno karena di sini terdapat satu unit Bale Gede yang menjadi Cagar Budaya yang diakui pemerintah dalam hal ini Dinas Kebudayaan.

“Bale Gede yang ada di Bale Agung ini merupakan tempat atau rumah Nyoman Srimben di masa masih remaja, yang sekarangn ini sudah dijadikan sebagai cagar budaya dan rencananya akan dijadikan kawasan pariwisata,” ujarnya.

Setelah dilakukan penjelasan dari Made Arsana, Kapolres Buleleng bersama dengan keluarga Nyoman Srimben meninjau dan melihat langsung Bale Agung yang dijadikan cagar budaya.

Di sekitar Bale Agung yang nampak asri sesuai dengan penampilan aslinya, pihak keluarga secara rinci menjelaskan kepada Kapolres Buleleng tentang sejarah keberadaan bale dan rumah tinggal tersebut.  (LE-BL)

Pos terkait