Satpol PP Amankan ODGJ yang Ngamuk Bagai Orang Kesurupan di Antasura Denpasar

Denpasar, LenteraEsai.id – Satpol PP Kota Denpasar bersama Tim Yustisi Kota Denpasar menertibkan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang mengamuk bagai orang kesurupan di Jalan Antasura Denpasar Utara pada Rabu (1/9) malam.

Kasatpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga, Kamis (2/9) mengatakan, penertiban ODGJ tersebut dilakukan menindaklanjuti laporan masyarakat, karena seseorang yang lupa ingatan itu sering mengamuk dan membahayakan masyarakat sekitarnya.

Bacaan Lainnya

Setelah dicek ternyata laporan tersebut benar, serta untuk tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kata Sayoga, atas seizin keluarga pihaknya mengamankan ODGJ tersebut dengan membawanya ke Kantor Satpol PP.

Untuk tindak selanjutnya ODGJ itu akan dikirim ke Rumah Sakit Jiwa Bangli. Namun sebelum itu akan dilakukan swab oleh tenaga medis dari Dinas Kesehatan Kota Denpasar.  “Kami masih menunggu tenaga medis untuk diswab terlebih dahulu. Jika hasilnya non reaktif akan langsung dikirim ke Rumah Sakit Jiwa Bangli,” ungkap Sayoga.

Dalam kegiatan ini Sayoga juga mengaku melaksanakan penertiban PPKM Level-IV di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung. Dalam kegiatan itu pihaknya menjaring 6 orang yang melaksanakan kegiatan di areal lapangan. Sebagai efek jera dan mengantisipasi penularan Covid-19, semua pelanggar diberikan pembinaan dan hukuman dengan push up di tempat.

Tidak hanya itu, kata dia, pihaknya juga melakukan penertiban secara mobiling. Kegiatan secara mobiling dilaksanakan oleh Regu Induk Aktif pada Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar bersama dengan tim dari Polresta Denpasar, Kodim 1611 Badung dan Dishub Kota Denpasar.

Tim bergerak dari Mapolresta Denpasar menuju Jalan Gunung Sanghyang, Jalan Kebo Iwa, Jalan Gatsu Barat, Jalan Bulu Indah Jalan Gunung Agung dan kembali ke Mapolresta Denpasar. Dalam kegiatan ini tim membina 1 usaha angkringan di Jalan Gatot Subroto Barat untuk tetap mematuhi ketentuan PPKM.

Menurut Sayoga, meskipun pelaksanaan vaksin dan 3T telah dilaksanakan, namun yang paling penting harus mentaati protokol kesehatan. “Untuk itu dalam kegiatan ini kami juga tidak lupa mengingatkan masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan,” ujarnya, menekankan.  (LE-DP)

Pos terkait