Gerak Cepat, Bangli Berlakukan Isolasi Terpusat Berbasis Desa

Apel Gelar Kekuatan Pengamanan Isoter yang dilaksanakan di halaman Gedung Diklat Provinvi Bali

Bangli, LenteraEsai.id – Angka penyebaran Virus Corona atau Covid-19 di Bali, termasuk di wilayah Bangli, belum menunjukkan angka mereda. Kondisi ini membuat Pemerintah Kabupaten Bangli melakukan langkah atau gerak cepat dalam rangka menekan penyebaran Covid-19 yang semakin meningkat.

Langkah yang dilakukan adalah memberlakukan isolasi terpusat berbasis desa adat yang diawali apel gelar kekuatan pengamanan Isoter yang dilaksanakan di halaman Gedung Diklat Provinvi Bali di Bangli, Sabtu (14/8/2021).

Bacaan Lainnya

Apel gelar kekuatan pengamanan Isoter dipimpin langsung oleh Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta SE didampingi Dandim 1626/Bangli Letkol Inf I Gde Putu Suwardana SIP, Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan SIK  MIK dan Kajari Bangli Ery Syarifah SH MH serta diikuti oleh pasukan gabungan dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, Dishub dan Dinkes Kabupaten Bangli.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bangli mengungkapkan bahwa saat ini Kabupaten Bangli selain melaksanakan Isoter Kabupaten yang ada di Gedung Diklat Provinsi Bali dan SKB Kayuambua juga menerapkan Isoter berbasis desa, yang mana mulai Sabtu sudah dilaksanakan di Dusun Uma Anyar, Desa Tamanbali, Kecamatan Bangli.

“Kegiatan ini merupakan hasil kesepakatan Kabupaten Bangli, di mana bagi warga masyarakat yang OTG melaksanakan isolasi terpusat berbasis desa maupun Isoter Kabupaten Bangli,” ujar Bupati Bangli.

Dikatakannya, selama pelaksanaan Isoter berbasis desa agar pihak desa memberikan jaminan konsumsi maupun kesehatan yang dananya bersumber dari APBDES, Dinas Sosial dan para relawan, serta pengusaha di Kabupaten Bangli juga memberikan sembako kepada masyarakat yang melaksanakan Isoter berbasis desa.

“Saya ingatkan juga kepada banjar dan desa adat terkait dengan upacara adat maupun agama agar lebih ketat lagi dalam menerapkan Prokes Covid-19, dan dalam pelaksanaan maksimal 15 orang serta melalui Swab PCR,” ucapnya.

Dandim 1626/Bangli Letkol Inf I Gde Putu Suwardana menambahkan bahwa pihaknya siap mendukung pemerintah dalam penanggulangan penyebaran Covid-19, tentunya dengan bersinergi bersama unsur – unsur terkait lainnya.

“Mari seluruh masyarakat di Kabupaten Bangli lebih disiplin dan lebih ketat lagi dalam mematuhi Prokes, mengingat kasus terkonfirmasi positif Covid-19 semakin meningkat.  Semoga dengan diadakannya Isoter ini ke depan dapat menurunkan kasus Covid-19 di Kabupaten Bangli,” ujarnya, berharap.

Selesai apel, rombongan Bupati dan Satgas Covid-19 Kabupaten Bangli menuju lokasi Isolasi Terpusat berbasis Desa Adat di Dusun Uma Anyar, Desa Tamanbali, Kecamatan Bangli, di mana dalam satu pekarangan rumah terdapat empat orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 yang berstatus orang tanpa gejala (OTG).  (LE-BL)

Pos terkait