Hujan Deras, Pohon Kelapa Tumbang Timpa Rumah dan Dapur di Gegelang Karangasem

Karangasem, LenteraEsai.id – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur sebagian wilayah di Kabupaten Karangasem telah membuat sebatang pohon kelapa tumbang di Banjar Dinas dan Desa Gegelang, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Senin (2/8/2021) sore.

Begitu tumbang, pohon kelapa tersebut langsung menimpa sebuah rumah tinggal dan dapur milik I Ketut Galung hingga bagian atapnya rontok dan mengalami kerusakan yang cukup parah.

Bacaan Lainnya

Komang Mario, salah seorang penghuni di rumah tersebut saat ditemui mengatakan, keluarganya sempat terkaget-kaget ketika pohon kelapa tersebut tiba-tiba tumbang menimpa rumah dan juga dapur di tengah turunnya hujan deras.

“Saat kejadian nenek saya sedang ada di dekat dapur, beruntung ayah saya cepat menariknya. Kalau tidak, mungkin akan kena serpihan bagian kayu atap dapur yang mental akibat tertimpa pohon,” kata Mario.

Disinggung mengenai kerugian, ia dan juga keluarga yang lain masih belum bisa memastikan karena masih harus melakukan pendataan secara seksama tentang apa saja yang mengalami kerusakan.

Perbekel Desa Gegelang I Dewa Komang Parwata mengatakan, pohon tersebut tumbang diduga akibat hujan deras yang terus mengguyur daerahnya dari pagi hingga sore hari, sehingga kondisi tanah menjadi ‘benyek’ dan gembur.

“Begitu mendengar kabar ada sebatang pohon tumbang menimpa rumah, saya langsung menghubungi petugas BPBD Karangasem untuk segera dilakukan penanganan,” kata Dewa Parwata.

Sementara itu, Plt Kalaksa BPBD Karangasem Ida Ketut Arimbawa mengatakan begitu menerima laporan pihaknya langsung mengerahkan TRC Regu III untuk datang ke lokasi kejadian guna melakukan penanganan.

“Tapi, untuk sementara penanganan pohon yang tumbang tersebut baru bisa dilakukan sebagian, karena kondisi pohon berada di atas rumah dan situasi juga sudah mulai malam, sehingga penanganan belum bisa dilakukan secara maksimal,” ucapnya.

Dalam kondisi yang demikian, tentu akan sangat beresiko jika melakukan penanganan di tengah kegelapan malam, kata Arimbawa dengan menambahkan, penanganan akan dilanjutkan Selasa (3/8) pagi.  (LE-Jun)

Pos terkait