Karangasem, LenteraEsai.id – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang dimulai sejak 3 Juli dan dijadwalkan berakhir 20 Juli mendatang, telah berimbas pada kehidupan ekonomi masyarakat, terutama bagi para pedagang kecil dan warga yang kurang mampu.
Melihat itu, jajaran Polres Karangasem, Selasa (13/7), turun untuk berbagi paket sembako kepada warga masyarakat di sejumlah perkampungan untuk mengurangi beban hidup di tengah usaha mereka harus terhenti terkait pelaksanaan PPKM Darurat.
Pembagian sembako ‘dari pintu ke pintu’ tersebut tampak disertai langsung Kapolres Karangasem AKBP Ni Nyoman Suartini dan Wakapolres Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, serta sejumlah pejabat utama di jajaran Polres Karangasem.
Kapolres Suartini mengatakan, dalam penanggulangan wabah Covid-19 ini, Polri sangat peduli dengan kehidupan masyarakat bawah, terutama bagi mereka yang kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
“Penyerahan paket sembako kali ini kami lakukan untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu di tengah pandemi Covid-19,” ujar AKBP Suartini, menjelaskan.
Selain menyerahkan paket sembako, pada kesempatan tersebut jajaran Polres Karangasem juga membagikan masker kepada masyarakat. Hal tersebut dilakukan agar warga menyadari betapa pentingnya penggunaan masker, terlebih pada masa PPKM Darurat kali ini.
“Saya berharap seluruh warga masyarakat mampu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, terutama 3-M, yaitu memakai masker, mencuci tangan pada air yang mengalir dengan sabun, dan menjaga jarak. Kalau bisa jauhi kerumunan, lebih baik tinggal di rumah bila tidak ada urusan yang sifatnya urgent sekali,” kata AKBP Suartini, mengingatkan.
Sementara itu, Wakapolres Karangasem Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danujaya mengatakan, pembagian sembako ini diprioritaskan bagi masyarakat yang betul-betul kurang mampu dan benar-benar merasakan kesusahan dalam situasi pandemi Covid-19.
“Kami sengaja lakukan kegiatan ini dengan ‘door to door’, agar lebih tepat sasaran. Di samping itu kami juga berharap kepada masyarakat yang memiliki harta lebih dapat ikut berbagi membantu saudara kita yang betul-betul membutuhkan,” ucapnya.
“Para relawan dan donatur, mari kita sama-sama bergabung untuk saling membantu, sehingga tidak sampai ada warga masyarakat yang harus mengalami kelaparan,” kata Kompol Dewa Anom mengajak warga untuk saling berbagi. (LE-Jun)







