Denpasar, LenteraEsai.id – Menyasar masyarakat yang tidak tersentuh bantuan menjadi sinergi Koordinator Kegiatan Kesehteraan Sosial (K3S) Denpasar sebagai mitra Pemkot Denpasar bersama Coorporate Social Responsibility (CSR) Scholars of Sustenance (SOS) Bali.
Sebelumnya sinergi ini telah berjalan memberikan bantuan makanan siap saji, vitamin hingga sembako. Kali ini, Senin (22/6/2020) K3S Denpasar dan CSR dari Scholars of Sustenance (SOS) Bali kembali menyerahkan bantuan kepada Dinas Sosial Denpasar yang selanjutnya akan diserahkan kepada masyarakat terdampak Covid-19.
Ketua K3S Ny Selly Dharmawijaya Mantra mengatakan, kegiatan penyaluran bantuan bagi warga terdampak di Kota Denpasar tidak terlepas dari peran serta sinergitas CSR yang ada. Bantuan berupa sembako dikoordinir bersama OPD terkait Pemkot Denpasar yang selanjutnya didistribusikan sesuai data yang ada.
“Adanya kerja sama dengan SOS dan donatur lainnya, kami mengucapkan terima kasih telah mampu bergandeng bersama membantu warga Kota Denpasar,” ujar Ny Selly.
Dampak dari pandemi ini menurut Ny Selly, pihaknya bersinergi dengan Pemkot Denpasar tidak terlepas dari keberadaan penduduk yang sangat heterogen, sehingga dengan sinergi bersama ini beberapa masyarakat yang belum tersentuh bantuan kini menyusul memperoleh sembako.
Sebelumnya juga, menurut Ny Selly, pihaknya melakukan gerakan donasi bersama UKM dan gerakan bersama masyarakat peduli dampak Covid-19. Gerakan bersama ini mendapat respon postif dari Perusahaan Daerah Denpasar, masyarakat peduli dan UKM di Kota Denpasar. Donasi berupa sembako, makanan ringan untuk anak-anak, hingga masker berhasil terkumpul untuk kemudian diserahkan kepada warga yang berhak menerima.
“Kami rangkul mereka dalam gerakan UMKM bersama melakukan endorse atau promosi gratis melalui akun Instagram saya serta bantuan ini langsung kami koordinasikan kepada Dinas Sosial Denpasar untuk turun bersama-sama menyerahkan kepada warga terdampak Covid-19,” ujar Ny Selly Mantra
Sementara itu, Kabag Kerja Sama Setda Kota Denpasar I Gusti Ayu Laxmi Saraswati didampingi Mansyur Pasaribu, Operation Manager dari SOS Bali tidak hanya memberikan bantuan sembako, namun juga membuka dapur umum untuk warga yang sedang melakukan isolasi mandiri. Ini menjadi program kemanuasian CSR di Kota Denpasar mendistribusikan langsung bagi warga terdampak.
Setiap hari dari CSR SOS Bali selama tiga bulan kebelakang serta bulan-bulan ke depan bersama para relawan memasak sehari 600 bungkus makanan untuk didistribusikan kepada warga terdampak hingga memberikan bantuan kepada warga yang melakukan isolasi mandiri.
“Terdapat tiga dapur umum di Kota Denpasar, salah satunya dari SOS Bali yang membuka dapur umum serta bersinergi bersama Pemkot Denpasar mendistribusikan kepada warga terdampak,” ujarnya (LE-DN)







