Karangasem, LenteraEsai.id – Protokol kesehatan diterapkan secara ketat dalam proses pengumuman kelulusan bagi para siswa kelas IX di SMP Negeri 3 Selat, Kabupaten Karangasem yang berlangsung Jumat (05/06/2020).
Kasatdik SMP Negeri 3 Selat Komang Gede Sudarsana saat ditemui media ini mengatakan, pengumuman kelulusan siswa di sekolahnya sudah melalui koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Karangasem.
Dalam prosesnya, lanjut dia, pihak sekolah menerapkan protokol kesehatan seperti mewajibkan para siswa untuk menggunakan masker. Di pintu gerbang areal sekolah juga dilakukan pengukuran suhu tubuh menggunakan termo scanner. Setelah melalui pengukuran suhu tubuh, para siswa diarahkan untuk mencuci tangan sebelum memasuki ruangan yang telah disiapkan.
“Kita terapkan protokol kesehatan seperti pengukuran suhu tubuh dan cuci tangan. Selain itu kita juga berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 desa setempat serta pihak kepolisian untuk menjaga keamanan,” ujar Sudarsana, menjelaskan.
Lebih lanjut, Sudarsana mengatakan, tak hanya menerapkan protokol kesehatan, pihak sekolah juga membatasi jumlah siswa dengan cara menerapkan jadwal kedatangan, di mana setiap 20 orang siswa mendapat waktu sekitar 30 menit untuk mengambil surat keterangan kelulusan serta pembagian raport di dalam kelas yang telah dipersiapkan.
Selain itu, bagi siswa yang berhalangan hadir pihak sekolah juga menyiapkan pengumuman kelulusan secara online. Nantinya para siswa bisa melihat langsung di sana. Apabila membutuhkan surat keterangan untuk mendaftar sekolah lanjutan, maka file surat juga bisa di-print langsung melalui pengumuman tersebut.
“Kita sediakan dua versi, bisa secara offline dan online untuk pengumuman kelulusan di SMP 3 Selat, tetapi banyak yang melalui jalur offline karena hampir 65 persen siswa terkendala jaringan di wilayahnya masing-masing untuk bisa mengakses pengumuman via online,” ucap Sudarsana.
Untuk diketahui, jumlah siswa kelas IX yang menerima surat keterangan kelulusan tahun 2020 ini berjumlah 208 siswa, di mana sebanyak 112 orang di antaranya adalah siswa laki-laki dan 96 orang siswa perempuan.
Setelah tahapan pengumuman kelulusan, berikutnya akan dilakukan penulisan ijazah dan cap tiga jari serta pengambilan ijazah. Untuk tahapan tersebut semua siswa diwajibkan untuk hadir. Hanya saja untuk waktunya kapan, belum diketahui lantaran pihak sekolah masih menunggu blangko ijazah.
“Kami masih menunggu blangko ijazah, mudah-mudahan secepatnya bisa datang,” ujar Sudarsana, menambahkan. (LE-KR6)







