Karangasem, LenteraEsai.id – Beberapa waktu yang lalu beredar pemberitaan tentang kondisi Ni Wayan Dangin yang cukup memprihatinkan, karena hanya mengandalkan kelapa yang jatuh di pekarangan rumahnya untuk membeli beras.
“Syukur kondisi saya sudah jauh lebih baik. Sekarang sudah banyak yang ngasih sembako ke saya, bahkan sampai bertumpuk di kamar,” kata Ni Wayan Dangin saat ditemui di rumahnya di Banjar Gegelang, Desa Gegelang, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Sabtu (16/5/2020).
Dengan banyaknya bantuan yang sudah diterimanya saat ini, wanita yang akrab dipanggil Dadong Dangin ini mengaku tetap mencari kelapa yang jatuh untuk dijual. “Ya kalau ada kelapa yang jatuh, tetap saya pungut. Kalau sudah terkumpul sekitar 5 buah, baru saya jual,” ujarnya.
Dia menerangkan, untuk saat ini ada satu hal yang belum berubah dalam hidupnya, yaitu masalah lampu penerangan. Sampai saat ini, lampu untuk menerangi rumahnya kala malam tiba masih belum ada. Meski demikian, ia tetap bersyukur tidak kekurangan sembako lagi.
Sementara itu, di tempat yang sama nampak Kepala Dusun Banjar Gegelang I Made Sukerta yang datang ke rumah Dadong Dangin untuk membawa titipan bantuan sembako dari anggota DPR RI IGN Alit Kusuma Kelakan berupa beras, telur dan minyak.
Made Sukerta mengatakan, sebelumnya ada bantuan dari Paguyuban Masyarakat Karangasem yang tinggal di Jakarta memberikan bantuan sembako dan uang tunai sebesar Rp 2,5 juta.
“Kali ini datang bantuan dari wakil rakyat IGN Kusuma Kelakan yang ditipkan kepada saya untuk disampaikan kepada Dadong Dangin,” kata Made Sukerta, menjelaskan
Mengenai bantuan dari pihak desa, ia menyebutkan masih sedang diupayakan jalan keluarnya. “Yang saat ini ada, ya bantuan sesaat saja. Karena untuk mendapatkan bantuan tetap tiap bulan agak susah, karena beliau tidak memiliki e-KTP,” ujar Made Sukerta. (LE-Met)







