HeadlinesNasional

Setelah Dua Hari Dicari, Bocah 9 tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Kali Leduk

Tangerang, LenteraEsai.id – Bocah tenggelam di Kali Leduk Tangerang, akhirnya ditemukan tim SAR gabungan pada Kamis (14/5) pagi sekitar pukul 09.30 WIB dalam keadaan telah meninggal dunia.

Korban yang bernama Brandon (9), ditemukan pada radius 300 meter dari lokasi kejadian setelah dilakukan penyisiran oleh tim SAR gabungan pada hari kedua, Kamis.

“Korban telah kita temukan pagi tadi dalam keadaan meninggal dunia dan selanjutnya kita evakuasi menuju rumah korban untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” kata Hendra Sudirman SE MSi, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR.

Hendra menyampaikan turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kejadian yang menimpa korban, serta apresiasi yang sebesar-besarnya terhadap upaya yang telah dilakukan oleh tim SAR gabungan di tengah pandemik Covid 19 hingga korban akhirnya ditemukan.

Sebelumnya pada Kamis (14/5) pagi sekitar pukul 07.00 WIB, tim SAR gabungan kembali melakukan upaya pencarian terhadap korban dengan membagi area pencarian menjadi 2 SRU, di mana SRU pertama melakukan penyisiran dengan menggunakan perahu karet dari lokasi kejadian hingga ke Danau Tomang sejauh 2 km, kemudian SRU kedua melakukan pencarian secara visual di jalur darat sejauh 1.5 km dari lokasi kejadian.

Pencarian dilakukan setelah korban yang bernama Brandon (9) dilaporkan tenggelam pada Selasa (13/5) sekitar pukul 09.00 WIB ketika sedang bermain bersama seorang temannya di pinggir Kali Ledug, Jembatan Alamanda, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.

Kejadian yang mengenaskan tersebut sempat terekam kamera CCTV yang berada di pinggir kali tersebut. Adapun unsur SAR gabungan yang diterjunkan terdiri atasi Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, BPBD Kota Tangerang, Damkar Kota Tangerang, Tagana Kota Tangerang, PMI Kota Tangerang, SAR MTA, Rumah Zakat, Oi Crisis Center, keluarga korban dan warga Setempat.

Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR ini resmi ditutup dan seluruh unsur kembali kekesatuannya masing-masing, katanya.  (LE-TG)

Lenteraesai.id