Tabanan, LenteraEsai.id – Wenny Aliningrum (37), wanita yang dikenal penyayang binatang, kini harus menanggung kesedihan mendalam ketika didatangi sejumlah pecalang di rumah kontrakannya di daerah Perumahan Graha Aztabumi Blok A Banjar Anyar, Kediri, Kabupaten Tabanan pada Selasa, 6 Mei 2020.
“Saya didatangi pecalang karena selama ini tinggal di rumah kontrakan yang dipenuhi banyak anjing. Katanya, tetangga jadi terganggu. Total anjing yang saya pelihara adalah 52 ekor. Anjing itu saya pungut di jalanan karena tidak bertuan atau ada orang yang sengaja membuang di sekitar tempat tinggal saya. Sekarang, jika saya disuruh pergi dari rumah kontrakan, apa berarti anjing-anjing itu harus kembali ke jalanan lagi,” ratap Wenny ketika mencurahkan perasaannya kepada pewarta media LenteraEsai.id, Selasa (6/5/2020) malam.
Wanita asal Jakarta itu melanjutkan, sejak tahun 2017 dirinya dan sang suami tinggal di Bali. Suami bekerja di taksi online, sedang Wenny berbisnis secara online. Pendapatan dirinya dan sang suami selama ini, yang kemudian dijadikan andalan untuk memberi pakan bagi puluhan anjing tersebut.
Dalam sebulan, Wenny rata-rata menghabiskan 150 kg beras, 10 zak dry food dan daging sekitar 50-60 kg untuk memenuhi kebutuhan anjing peliharaannya. Selain pakan pokok, ia juga tidak lupa menyediakan vitamin untuk menjaga kesehatan anjing-anjing yang sebelumnya hidup secara liar di jalanan itu.
Hal ini dilakukan semata-mata karena rasa sayang terhadap anjing-anjing yang semula tak ada yang mengurusnya. Apalagi, ketika melihat binatang itu terlantar di jalanan dengan kondisi kelaparan dan didera sakit, kian menambah rasa iba di benak Wenny. Wanita ini menyatakan tidak pernah tega untuk mengabaikan, jika bertemu anjing yang tengah kelaparan atau sedang menderita sakit.
“Nah, sekarang saya dan suami disuruh pindah dengan membawa anjing-anjing itu. Kami hanya dikasih waktu 1 minggu, bagaimana cara mempersiapkan ini, sementara sekarang lagi pandemi Covid-19,” kata Wenny penuh kesedihan.
Dia melanjutkan, sebetulnya dirinya sudah mempersiapkan kepindahan dengan menyewa tanah seluas 5 are di daerah Sanggulan, Tabanan. Lahan ini mau ditempati dengan anjing-anjing peliharaan. Berhubung keterbatasan dana, Wenny kemudian open donasi sejak 2 bulan lalu.
Namun apa daya, merebaknya Covid-19 membuat langkah donasi tidak menghasilan banyak donatur yang mengulurkan bantuan. Wenny menyadari, saat ini banyak orang yang mengalami pemutusan hubungan kerja atau dirumahkan dari pekerjaan.
“Sekarang saya seperti terjepit. Dikasih waktu seminggu untuk pindah, lalu jika saya harus pindah ke tanah di Sanggulan, kan masih belum ada bangunannya. Saya, suami dan 52 anjing itu harus bagaimana?. Tolong jika ada yang berkenan donasi, agar ditransfer ke nomor rekening BCA 01532.732.75 atas nama Wenny Aliningrum. Atau datang langsung untuk melihat kondisi kami di Perumahan Graha Aztabumi Blok A Banjar Anyar Kediri Tabanan, atau silahkan wa saya di no: 0895.41331.3584. Semoga ada jalan terbaik dari Tuhan,” kata Wenny, berpasrah. (LE-TB)







