Bupati Mahayastra Siapkan Anggaran Miliaran Sambut Nyepi Sipeng

Gianyar, LenteraEsai.id – Ketua Majelis Desa Adat Provinsi Bali Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet mewacanakan akan menggelar ‘Nyepi Sipeng’ atau ‘Nyipeng’ bagi seluruh masyarakat adat di Bali pada 18-20 April mendatang.

Bacaan Lainnya

‘Nyipeng’ yang dimaksudkan untuk mengurangi penyebaran wabah Covid-19, ditindaklanjuti serius oleh Bupati Gianyar Made Mahayastra yang langsung menggelar rapat dengan para kepala OPD di jajaran Pemkab Gianyar, Selasa (7/4).

Rapat digelar guna membahas serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan Pemkab Gianyar dalam menyikapi ‘Nyipeng’ jika acara itu benar-benar jadi dilaksanakan.

Usai rapat digelar, Bupati Mahayastra mengatakan, hasil rapat memutuskan bahwa Pemkab Gianyar siap dengan kesepakatan apapun yang nantinya diambil antara Gubernur Bali dengan Majelis Desa Adat dan PHDI Bali.

Ia menyebutkan, jika ‘Nyipeng’ yang waktunya tergolong cukup panjang itu jadi dilaksanakan, Pemkab Gianyar akan membantu keluarga miskin dengan memberikan paket sembako.

Berdasarkan data yang tercatat dalam database melalui hasil pendataan yang dilakukan oleh jajaran OPD ke desa-desa binaan masing-masing, terhitung sebanyak 7.554 KK di Kabupaten Gianyar yang merupakan keluarga miskin. 

“Kita berpedoman pada data, sebanyak 7.554 KK miskin ini kita tuntaskan dulu (diberikan bantuan sembako). Ke depan, kalau memang ini berkepanjangan, ada pembatasan ataupun memang masyarakat kita yang pekerja harian ini kesulitan hidupnya, kita juga harus memikirkan mereka. Namun sekarang yang 7.554 ini kita bantu dulu, khusus dalam menghadapi Nyipeng,” kata Bupati Mahayastra, menjelaskan.

Disebutkan, bantuan paket sembako yang rencananya dibagikan kepada warga masyarakat miskin itu, nilainya sekitar Rp400 ribu per KK.

Bupati mengatakan, rancangan anggaran terkait penanganan Covid-19 sudah mulai dilaksanakan dengan adanya pemberian bantuan paket sembako nanti. “Gianyar siap dengan dana anggaran 100 miliar 700 juta rupiah untuk penanganan Covid-19,” ucap Mahayastra, menegaskan.

Secara teknis, pendistribusian paket sembako ini akan dilakukan sebelum pemberlakuan ‘Nyipeng’ oleh masing-masing OPD ke desa-desa binaan masing-masing, bekerja sama dengan pihak kepolisian dan TNI serta dibantu oleh Satgas Covid-19 di masing-masing desa.

“Saya tegaskan, Gianyar siap jika memang diputuskan akan dilaksanakan ‘Nyipeng’ dengan Eka Bratha Penyepian, yakni tidak bepergian untuk menghambat penyebaran Covid-19, dengan harapan semoga jumlah pasien positif corona tidak bertambah di Bali,” ujar Bupati Mahayastra dengan mimik wajah bersemangat. (LE-GN1)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *