Karangasem, Lenteraesai.id – Kasus gigitan anjing di wilayah Kabupaten Karangasem terus bertambah. Dari informasi yang dihimpun media ini, terdapat puluhan penduduk yang telah menjadi korban, bahkan sebagian anjing yang menyerang warga dinyatakan positif rabies.
Seperti di wilayah Desa Bungaya, Kecamatan Bebandem, salah seorang warga yang tengah beristirahat usai bekerja di ladang tiba-tiba diserang dan digigit oleh anjing milik tetangganya.
“Saya mau duduk, tiba-tiba saja ada anjing yang datang dan menggigit paha bagian dalam saya. Saya tidak tahu apakah anjing tersebut rabies atau tidak, tapi saya lihat ekornya turun dan anjing itu tidak banyak mengeluarkan suara (menggonggong),” kata I Ketut Kerti, warga yang menjadi korban gigitan anjing.
Begitu usai digigit, Ketut Kerti langsung dibawa ke UGD RSUD Karangasem untuk mendapat penanganan. Setelah diobservasi, ia dipersilahkan untuk pulang dan dirujuk ke Puskesmas setempat untuk mendapat vaksinasi rabies demi mencegah hal yang tidak diinginkan. “Ya, hari ini saya sudah mendapat vaksin rabies jenis Verorab,” ucapnya.
Dari informasi yang didapat, anjing tersebut sudah menggigit hingga 5 orang. Namun sampai saat ini, anjing tersebut masih dalam pantauan petugas dan warga sekitar tempat kejadian.
Sementara pada Jumat (3/3/2023), salah seorang warga yang bekerja di sebuah rumah pembuatan roti di Desa Seraya, juga mengaku terkena gigitan anjing yang positif rabies dan sudah mendapat vaksinasi.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (Dispertan) Kabupaten Karangasem I Nyoman Siki Ngurah mengaku akan segera melakukan tindakan. “Ya kami sudah koordinasikan terkait hal ini. Kami dari dinas bekerja sama dengan Dinas Peternakan Provinsi Bali akan mengadakan vaksinasi serentak pada Senin (6/3/2023) mendatang dengan menyasar 17 wilayah di Kabupaten Karangasem,” katanya ketika dikonfirmasi pada Sabtu (4/3/2023).
“Kami akan mengajak sebanyak 50 petugas yang di antaranya juga terdapat dokter hewan untuk turun ke lapangan,” katanya. Selain melaksanakan vaksinasi rabies dengan menyasar lebih dari 13.000 anjing, petugas yang diterjunkan juga akan memberikan imbauan kepada masyarakat mengenai upaya pencegahan timbulnya penyakit rabies.
“Vaksin ini kami dapat sekitar 15.000, namun tidak semua kami keluarkan, biar ada stok,” ujarnya, menyampaikan.
Untuk mencegah meluasnya penyakit rabies, Siki Ngurah berharap masyarakat secara sadar membawa anjing, kucing ataupun kera peliharaannya untuk mendapatkan vaksinasi. (LE-Ami)







