Pemkot Denpasar Gelar Operasi Pasar, Komitmen Stabilkan Harga Bahan Pokok

Operasi pasar melalui Tim Operasi Pasar dari Disperindag, Perumda Pasar Sewakadarma Bulog dan UMKM lokal di Wantilan Pura Mutering Jagat Desa Sidakarya (Foto: Dok Humas Pemkot Denpasar)

Denpasar, LenteraEsai.id – Sebagai upaya menekan laju inflasi, Pemerintah Kota Denpasar melaksanakan operasi pasar melalui Tim Operasi Pasar dari Disperindag, Perumda Pasar Sewakadarma Bulog dan UMKM lokal. Kali ini kegiatan dilaksanakan di dua lokasi yakni di Wantilan Pura Mutering Jagat Desa Sidakarya dan Banjar Tegal Kawan, Jalan Gunung Welirang Desa Pemecutan Klod, pada Kamis (20/10).

Seperti sebelumnya, operasi pasar ini mentargetkan stabilitas harga bahan pangan pokok seperti telur dijual dengan harga Rp42.000/krat, bawang merah Rp22.000/kg, bawang putih Rp17.000/kg, cabe besar Rp32.000/kg, cabe kecil Rp34.000/kg, minyak goreng Rp13.000/liter, dan beras Rp52.000/5kg.

Operasi pasar di Banjar Tegal Kawan, Jalan Gunung Welirang Desa Pemecutan Klod ditinjau langsung Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, bersama Sekda Kota Denpasar IB Alit Wiradana. Sementara operasi pasar di Wantilan Pura Mutering Jagat Desa Sidakarya ditinjau oleh Wakil Wali Kota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa.

Wali Kota IGN Jaya Negara di sela-sela peninjauan mengatakan, operasi pasar akan semakin gencar dilakukan hingga bulan Desember dengan tujuan menekan harga bahan pangan pokok agar tetap stabil dan terjangkau oleh masyarakat. Sehingga, inflasi dapat ditekan hingga 0,23% pada bulan Oktober ini.

“Kami kutip pada data Badan Pusat Statistik Provinsi Bali, dari 68 kota di Indonesia yang terdampak inflasi, Kota Denpasar saat ini telah menduduki posisi nomor 8 untuk deflasinya di bulan Okotober. Artinya, sejauh ini kegiatan operasi pasar kami nilai efektif dan memberikan dampak baik untuk perekonomian di Kota Denpasar,” kata Jaya Negara.

Sementara Wawali Arya Wibawa juga berharap operasi pasar ini betul-betul bisa dimanfaatkan oleh masyarakat serta dampaknya benar-benar dapat menekan laju inflasi.

Adapun Perbekel Desa Adat Pemecutan Klod, I Wayan Tantra menyebutkan, operasi pasar ini sudah yang kelima kalinya diadakan, yakni di wilayah Banjar Abian Timbul 3 kali, di wilayah Banjar Tegal Dukuh Anyar 1 kali, dan saat ini di Banjar Tegal Kawan 1 kali.

Perbekel Tantra menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar dan Pemerintah Provinsi Bali karena telah memperhatikan dan membantu masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok sehari-harinya dengan harga yang terjangkau, serta pada gilirannya dapat menekan dampak inflasi yang dirasakan. (LE-DP)

Pos terkait