Wabup Karangasem Pantau Pembangunan Infrastruktur di wilayah Kecamatan Kubu

Karangasem, LenteraEsai.id – Wakil Bupati Karangasem Wayan Artha Dipa melakukan pemantauan ke sejumlah lokasi pembangunan infrastruktur di wilayah Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem pada Selasa (4/10/2022).

Dalam pemantauan yang dimaksudkan untuk melihat tentang sejauh mana progres pembangunan yang tengah dikerjakan di wilayah itu, Wabup Artha Dipa pada kesimpulannya memberikan sejumlah catatan.

Bacaan Lainnya

Catatan di lokasi pertama yakni pada pengerjaan rekonstruksi ruas jalan Pengiyahan-Celagi. Wabup Artha Dipa menemukan adanya kemoloran dari  jadwal penyelesaian pekerjaan. “Itu pekerjaan baru selesai sekitar 19,9 persen dari target 29 persen. Artinya, mundur 9 persen dari yang ditargetkan,” ucapnya.

Namun, kemoloran itu diketahui karena adanya kendala dari armada pengangkut material yang susah menuju ke lokasi. Untuk itu, Wabup mengimbau agak terus dikebut, sehingga rekonstruksi dapat terselesaikan sesuai jadwal.

Wabup Artha Dipa juga sempat menyoroti tetang cukup banyaknya pekerja yang libur. Jika dalam pantauan selanjutnya ditemukan pekerja libur di atas sepuluh orang dalam sehari, maka pemerintah akan memberikan sanksi tegas berupa denda.

Di lokasi pemantaun kedua, Wabup Artha Dipa memberi beberapa catatan pada proyek rekontruksi ruas jalan Munggal-Munduksari, yakni dari rencana semula 22,00 persen, realisasinya 21,72 persen, minus 0,278 persen. Penyebabnya diketahui karena agregat, namun akan diselesaikan pada minggu ini.

Sehubungan jalur itu sering dilalui truk galian C, maka Wabup minta pihak kontraktok pelaksana dapat memaksimalkan pengerjaannya serta perlu untuk lebih memadatkan badan jalan.

Selanjutnya untuk pembangunan jalan ruas jalan raya Tulamben-Ancak, Wabup menemukan agregatnya kurang bagus dan harus dievaluasi kembali sesuai agregat kelas A. “Hari ini harusnya rencana pengerjaan mencapai 38 persen namun realisasinya baru mencapai 35 persen. Jadi minus sekitar 3 persen dan ini harus segera dikejar,” kata Artha Dipa.

Dikatakan, apabila ada komplain dari masyarakat, maka kenyaman dalam bekerja pun pasti akan terganggu. Terlebih masyarakat desa sekitar telah meminta pengerjaan pembangunana ruas jalan dapat dilaksanakan sesuai kesepakatan bersama.

Terakhir Wabup dan rombongan memamtau pembangunan jembatan/box culvert apad pada ruas Jalan Tukad Abu-Batu Dawa yang ditangani kontraktor CV Sagita dengan konsultan pengawas CV Nuansa Puri. Di lokasi itu Wabup memberikan apreasiasi karena pelaksanaan proyek telah mencapai hasil yang cukup memuaskan.

Penyelesaian proyek maju lebih awal dari yang sudah ditargetkan. Karenanya Wabup Artha Dipa mengaku puas, namun tetap berpesan agar selama pengerjaan pembangunan jembatan tetap mampu memperhatikan sisi kenyamanan dan keamanan bagi para pengguna jalan. (LE-Ami)

Pos terkait