Karangasem, LenteraEsai.id – Dari 75 desa yang ada di Kabupaten Karangasem, Bali, sejauh ini baru empat desa yang telah mencairkan bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari dana desa.
Keempat desa yang telah mencairkan bantuan di tengah merebaknya wabah Covid-19 itu, adalah Desa Amerta Bhuana, Desa Duku, Desa Purwekerti dan Desa Budakeling.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Karangsem I Nengah Mindra mengatakan, sejauh ini memang baru empat desa yang telah mencairkan bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp 600 ribu selama tiga bulan.
“Ya baru 4 desa dari 75 desa yang ada di Kabupaten Karangasem. Sisanya masih dalam tahap perivikasi,” jelas Mindra saat ditemui di ruang kerjanya di Amlapura, Selasa (05/05/2020).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa yang berhak menerima bantuan tersebut adalah warga yang belum pernah tersentuh bantuan apapun sebelumnya seperti PKH, Kartu Prakerja dan yang lainnya.
Tidak hanya itu, untuk memastikan tepat sasaran, pendataan juga dilakukan melalui relawan desa, di mana nantinya akan diputuskan melalui musyawarah desa (musdes) khusus, ucapnya.
Mengenai seberapa banyak warga penerima bantuan di masing-masing desa, Mindra menyebutkan, semua berbeda ditentukan oleh pagu anggran di setiap desa.
Apabila desa yang mempunyai dana desa sampai Rp 800 juta, maka bisa digunakan sebesar 25 persen untuk BLT. Desa yang mempunyai anggran di atas Rp 800 juta sampai Rp 1,2 miliar bisa menggunakannya sebesar 30 persen, dan dana desa di atas Rp 1,2 miliar bisa mengalokasikan sebesar 35 persen. (LE-KR6)







