Singaraja, LenteraEsai.id – Pembinaan karakter positif harus dilakukan kepada warga negara di berbagai negara untuk melahirkan sikap yang unggul dan patuh terhadap peraturan.
Terkait dengan ini, dalam rangka membentuk karakter positif pada warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan upaya untuk mencegah masuknya obat-obatan terlarang ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), Lapas Kelas IIB Singaraja melaksanakan kegiatan cek urine bagi warga binaan. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan yang didampingi langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Singaraja Mut Zaini, Kepala BNNK Buleleng, pejabat struktural Lapas Singaraja, petugas BNNK, dan petugas dari Lapas Singaraja.
Kalapas Kelas IIB Singaraja mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk mencegah masuknya obat obatan terlarang dan membentuk warga binaan yang bermental baik. Selain itu, cek urin ini sebagai tindak lanjut dari Deklarasi Zero HALINAR. Beliau juga berharap melalui kegiatan ini dapat membentuk karakter warga binaan yang positif sehingga mampu menciptakan suasana kondusif di dalam Lapas dan dapat mencegah penggunaan obat-obatan terlarang di dalam Lapas.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali (Jamaruli Manihuruk) sangat mengapresiasi kegiatan tes urine bagi WBP di Lapas Kelas IIB Singaraja. Beliau menyampaikan kegiatan ini sangat positif dan perlu dilakukan secara rutin untuk mencegah masuknya obat-obat terlarang ke dalam Lapas. Kakanwil juga menghimbau seluruh jajaran khususnya di Lembaga Pemasyarakatan melakukan segala upaya untuk menciptakan lingkungan yang tertib dan kondusif serta mewujudkan Lapas Bebas Halinar (handphone, pungli, dan narkoba). (LE-SN)







