Jakarta, LenteraEsai.id – Kelompok Aqsa Working Group (AWG) terus memperluas jejaring solidaritas lintas golongan hingga tingkat regional dan global dalam upaya bersama mendukung perjuangan Palestina mencapai kemerdekaan dan kedaulatannya.
“Untuk tujuan tersebut, kami sudah menjalin hubungan dengan mitra kawasan seperti di Malaysia, kemudian dengan Thailand,” ucap Pembina Utama AWG Yakhsyallah Mansur ditemui seusai mengikuti kegiatan “Solidarity Run for Palestine” di Bogor, Jawa Barat, Ahad pagi.
Ia berkata pihaknya juga terus memperluas jaringan dukungan Palestina ke luar kawasan, antara lain Yordania, Turki, hingga negara-negara di Afrika dan Eropa. Secara khusus terkait kegiatan lari solidaritas, dia mengatakan bahwa pihaknya akan berupaya menarik semakin banyak peserta dari luar negeri.
“Kami upayakan agenda ini jadi bersifat internasional atau regional, kami akan undang para peserta dari negara lain untuk berpartisipasi,” kata pembina AWG itu.
Yakhsyallah juga mengapresiasi besarnya jumlah peserta “Solidarity Run for Palestine” pada Ahad yang diikuti lebih dari 1.500 orang, jauh melampaui target yang ditetapkan sebelumnya pada angka 1.000 orang.
Sementara itu untuk menggalang solidaritas lintas golongan, khususnya dalam rangka Bulan Solidaritas Palestina (BSP), ia menyoroti rencana pelaksanaan Simposium Anti-Zionis pada akhir bulan ini yang terbuka bagi semua.
“Dalam simposium tersebut, kami menghadirkan pembicara tokoh Yahudi dan Kristen,” katanya.
Yakhsyallah mengatakan langkah tersebut mencerminkan dukungan Palestina yang harus bersifat universal, mengingat serangan agresi zionis Israel di Jalur Gaza dan Tepi Barat juga menimbulkan korban di kalangan umat Kristen dan Yahudi Palestina yang menolak zionisme dan penjajahan Israel.
Kegiatan lari pada Ahad tersebut dilakukan dalam rangka Bulan Solidaritas Palestina oleh AWG bulan ini. Rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan Summit for Palestine pada 14–15 November dan diskusi jurnalisme pada 19 November.
Agenda lainnya meliputi Festival Baitul Maqdis, Simposium Anti-Zionis, dan Long March Cinta Al-Aqsa pada 28–29 November yang diakhiri di Masjid Istiqlal Jakarta, sekaligus menutup BSP 2026, bertepatan dengan Hari Solidaritas Internasional untuk Rakyat Palestina. (LE)
Source: ANTAR








