Badung, LenteraEsai.id – Gerakan Serentak (Gertak) Penanaman Pohon dan Bersih Sampah yang digagas Pemprov Bali kembali berlangsung meriah di berbagai wilayah Kabupaten Badung. Salah satu titik pelaksanaan berada di Seminyak, yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti.
Sementara kegiatan utama dipusatkan di Kawasan Pantai Telaga Waja, Tanjung Benoa—dipimpin Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dengan penanaman 2.000 bibit mangrove—serta di Desa Mambal Abiansemal oleh Wabup Bagus Alit Sucipta, aksi di Seminyak turut menjadi perhatian karena pelibatan para legislator.
Turut mendampingi Anom Gumanti dalam kegiatan tersebut sejumlah anggota DPRD Badung, yaitu Nyoman Graha Wicaksana, Wayan Puspa Negara, dan Made Sada. Di Seminyak, jenis pohon yang ditanam adalah tabebuya dan cempaka, yang dianggap sesuai untuk menambah ruang hijau di kawasan pariwisata.
Dalam pernyataannya, Senin (1/12/2025), Anom Gumanti menegaskan pentingnya gerakan penghijauan sebagai langkah nyata menghadapi dua tantangan besar saat ini: persoalan sampah dan meningkatnya suhu bumi.
“Ini dua masalah serius yang tidak bisa kita biarkan. Penanaman pohon seperti yang kita lakukan hari ini adalah salah satu cara paling efektif untuk melawannya,” ujar politisi PDI Perjuangan dari Dapil Kuta tersebut.
Ia menyoroti pesatnya pembangunan di wilayah Badung Selatan, termasuk Seminyak, yang menurutnya harus dibarengi dengan upaya menjaga keseimbangan lingkungan. Penghijauan dianggap penting untuk menekan dampak pemanasan global yang mulai terasa dalam kehidupan sehari-hari.
Anom Gumanti juga mengapresiasi upaya Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung yang selama ini telah gencar melakukan penanaman pohon. Namun, ia menilai gerakan tersebut masih perlu diperluas.
“Gerakan penanaman pohon tidak boleh biasa-biasa saja. Kita harus menggenjotnya karena urgensinya sangat tinggi untuk menanggulangi pemanasan global,” tegasnya. (LE-VJ)







