Ketua DPRD Klungkung Apresiasi Festival Semarapura Ke-6

Ketua DPRD Klungkung Anak Agung Gde Anom ketika mengunjungi stand kuliner di acara Festival Semarapura ke -6, Senin (29/4). (Foto: DPRD Klungkung)

Klungkung, LenteraEsai.id – Festival Semarapura ke-6 yang telah dibuka sejak, Minggu (28/4/2024), mendapat apresiasi dari Ketua DPRD Klungkung, Anak Agung Gde Anom. Sebab, ajang tahunan ini telah memberi dampak positif terhadap perkembangan UMKM di Kabupaten Klungkung. Anak Agung Gde Anom berharap akan semakin banyak UMKM yang dilibatkan dalam event Festival Semarapura di tahun mendatang.

Terik matahari tidak menyurutkan antusias masyarakat untuk berkunjung ke stand kuliner di Festival Semarapura, Senin (29/4/2024). Tak ketinggalan, Ketua DPRD Klungkung, Anak Agung Gde Anom, juga terlihat di tengah-tengah keramaian. Politisi senior PDI Perjuangan tersebut terlihat meninjau sejumlah stand kuliner serta berbincang dengan para pedagangnya.

Bacaan Lainnya

Kata Anak Agung Gde Anom, masyarakat khususnya pelaku UMKM telah merasakan langsung manfaat Festival Semarapura. Mengingat, banyak UMKM yang dilibatkan. Tak hanya di stand kuliner, tetapi ada pula kerajinan tangan (kriya), busana adat, hingga tanaman hias. Menurutnya, Festival Semarapura telah memberi ruang kepada pelaku UMKM untuk semakin tumbuh dan berkembang.

Disamping itu, berkat festival ini, banyak pelaku UMKM yang penjualannya meroket. Jika biasanya hanya dapat berjualan di bawah Rp1 juta per hari, kini di festival mereka bisa mendapat penghasilan sampai Rp4 juta per hari. “Setelah mengobrol dengan beberapa pelaku UMKM, ternyata pelaksanaan Semarapura Festival ini berdampak langsung ke mereka (pelaku UMKM, red). Mereka mengaku mendapatkan penambahan penghasilan,” ungkapnya.

Melihat hal tersebut, Anak Agung Gde Anom berharap pada ajang Festival Semarapura tahun depan, semakin banyak pelaku UMKM yang dilibatkan. “Ini kan event tahunan, semoga pelaku UMKM lain bisa ditampung di Semarapura Festival selanjutnya. Intinya jadikan event ini juga motivasi bagi pelaku UMKM lain untuk dapat terus berkembang,” imbuhnya.

Meski demikian, Ketua DPRD yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Klungkung ini juga memberi sejumlah catatan usai melakukan peninjauan. Diantaranya, terkait kebersihan serta pembuangan limbah pedagang di stand kuliner. Menurut Anak Agung Gde Anom, semestinya para pedagang di stand kuliner bisa menyiapkan tempat sampah khusus. Demikian juga dengan pengelolaan limbahnya. “Masukan kami, seluruh panitia dan pedagang untuk bekerjasama menjaga kebersihan, terutama sampah. Pedagang kami sarankan membawa minimal dua ember, untuk menampung limbahnya,” ujarnya.

Pewarta: Vika Jantika
Redaktur: Laurensius Molan

Pos terkait