Melalui HUT Dharmayukti Karini, Kembalikan Kepercayaan Publik Terhadap Lembaga Peradilan

Tiup lilin dan potong tumpeng pada peringatan HUT ke-21 Dharmayukti Karini, di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Jumat (13/10) (Foto: Humas Pemkab Buleleng)

Singaraja, LenteraEsai.id – Melalui peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-21 Dharmayukti Karini, anggota Dharmayukti Karini diharapkan menjadi agen-agen integritas di lembaga peradilan. Peringatan tampak dirayakan dengan cukup sederhana berupa tiup lilin dan potong tumpeng, dihadiri Ketua Pengadilan Tinggi Denpasar selaku pelindung Dharmayukti Karini Provinsi Bali.

Didirikan pada 25 September 2002, organisasi wanita peradilan yang disebut Dharmayukti Karini, tahun ini berusia 21 tahun. Kabupaten Buleleng dipilih menjadi tuan rumah pelaksanaan puncak peringatan HUT ke-21 tersebut. Kegiatan berlangsung di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Jumat (13/10/2023).

Bacaan Lainnya

Selaku tuan rumah, Penjabat (Pj) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana menyambut hangat seluruh undangan yang terdiri dari pelindung Dharmayukti Karini, pengurus dan anggota Dharmayukti Karini Provinsi Bali serta pengurus cabang kabupaten/kota se-Bali. Dalam sambutannya, Pj Bupati menyampaikan jika tema yang diusung pada HUT kali ini yaitu ‘Mendukung Sikap Moral dan Menjunjung Tinggi Integritas Insan Peradilan’, sangat tepat.

“Atas dasar itu kami tidak henti-hentinya memohon agar integritas tidak hanya di peradilan tapi juga di seluruh sendi-sendi yang menjalankan roda pemerintahan. Jadikan hari ulang tahun ini sebagai momentum membentuk agen-agen integritas oleh lembaga peradilan,” ujarnya.

Pj Bupati Lihadnyana menyampaikan organisasi Dharmayukti Karini sejatinya adalah rumah bagi lahirnya semangat dan kreativitas kaum wanita pada lembaga peradilan, dalam memperkuat dan memperkokoh kehidupan keluarga dan berorganisasi. Sehingga anggota Dharmayukti Karini diharapkan mampu memberikan pengaruh positif bagi perubahan di lingkungan Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya, serta mendukung pembangunan di Kabupaten Buleleng.

“Sudah selayaknya Dharmayukti Karini tumbuh dan berkembang menjadi organisasi yang besar, karena memiliki SDM yang memadai dan anggotanya tersebar di seluruh pelosok Nusantara. Dharmayukti Karini merupakan bagian yang tidak tepisahkan dari insan peradilan. Oleh karena itu Dharmayukti Karini harus menjadi tempat di mana dapat merangkai nilai-nilai moral sekaligus menjadi contoh dan teladan yang baik bagi keluarga dan Pemkab Buleleng pada umumnya,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Daerah Dharmayukti Karini Provinsi Bali Dra Anisa Widyawati Muhamad Hatta menyampaikan, peringatan HUT Dharmayukti Karini kali ini memiliki makna mendalam terhadap upaya mengembalikan kepercayaan publik terhadap Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya yang saat ini tengah menghadapi berbagai ujian dan cobaan yang berat.

Sebagai organisasi wanita di lingkungan peradilan, Dharmayukti Karini memiliki peran untuk memberikan motivasi dan dukungan positif bagi terciptanya lembaga peradilan yang bersih dan berwibawa. “Peran tersebut sesuai dengan visi misi kami bahwa kami memiliki tanggung jawab dan andil dalam mendorong terwujudnya badan peradilan Indonesia yang agung,” ujarnya, menyampaikan. (LE/Bel)

Pos terkait