Wujudkan Kemandirian Pangan, TP PKK Gianyar Gelar Lomba Program Sinergitas

Ketua TP PKK Gianyar Ny IA Surya Adnyani Mahayastra bersama anggota tim juri lainnya, sedang melakukan penilaian kebun peserta lomba Program Sinergitas (Foto: Humas Pemkab Gianyar)
Gianyar, LenteraEsai.id – Dalam rangka pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan kemandirian pangan dan konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA), Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gianyar Ny Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra mensinergikan beberapa program dari hulu ke hilir.
Program yang disinergikan tersebut meliputi Program Pengelolaan Sampah dari Sumbernya, Puspa Aman (Pusat Pangan Alami Mandiri Asri dan Nyaman) dan Aku Hatinya PKK (Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga).
Seiring dengan itu, Program Sinergitas tersebut kemudian dilombakan serangkaian peringatan HUT ke-51 HKG tahun 2023 di Kabupaten Gianyar. Para peserta lomba dari seluruh desa pada tingkat kecamatan telah dievaluasi dan dinilai oleh tim juri dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Gianyar dan OPD terkait sejak tanggal 6 hingga 11 Februari 2023.
Selanjutnya, dua pemenang di tingkat kecamatan mewakili ke ajang lomba tingkat kabupaten. Kecamatan Payangan diwakili Desa Bukian dan Desa Puhu, Kecamatan Tegallalang diwakili Desa Taro dan Desa Pupuan, Kecamatan Tampaksiring diwakili Desa Pejeng Kelod dan Desa Tampaksiring, Kecamatan Ubud diwakili Desa Lodtunduh dan Desa Peliatan, Kecamatan Gianyar diwakili Desa Sidan dan Desa Bakbakan, Kecamatan Blahbatuh diwakili Desa Keramas dan Desa Saba, Kecamatan Sukawati diwakili Desa Singapadu dan Desa Ketewel.
Lomba tingkat kabupaten memperebutkan hadiah Rp50 juta. Penilaian dilaksanakan mulai tanggal 3, 6 dan 7 Maret  2023 oleh tim juri yang terdiri atas Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar Ny Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra, Akademisi Prof Dr Ir I Wayan Supartha MS dan pihak OPD provinsi/pusat terkait.
Dengan adanya Lomba Program Sinergitas, semua desa berinovasi untuk memberdayakan masyarakat dalam memilah sampah dari sumbernya, memanfaatkan lahan tidak produktif dan lahan pekarangan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari yang dapat mewujudkan kemandirian pangan dan konsumsi pangan yang B2SA pada tingkat rumah tangga, sehingga ke depannya dapat menekan tingkat kemiskinan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), stunting, inflasi, dan kesehatan masyarakat.
Dari evaluasi keseluruhan program sinergitas yang dilakukan oleh tim juri, ada beberapa hal yang perlu penekanan antara lain pengetahuan tentang cara menanam, pengetahuan tentang penyakit tanaman, pengetahuan tentang pemeliharaan tanaman, peningkatkan pemanfaatan Aku Hatinya di rumah tangga, pengolahan hasil Aku Hatinya PKK dan Puspa Aman.  (LE-GN)

Pos terkait