Denpasar, LenteraEsai.id – Kepolisian Daerah Bali dan Polres jajaran turun tangan untuk menindaklanjuti maraknya video viral yang diduga memperjualbelikan bahan bakar minyak (BBM) dengan harga tinggi di media sosial.
“Iya, tim Polda dan Polres jajaran sudah turun tangan untuk menindaklanjuti hal tersebut. Nanti akan kami tindaklanjuti kalau ada perkembangan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Bali Komisaris Besar Polisi Ariasandy di Denpasar, Kamis.
Salah satu video yang viral, menjadi perhatian dari Polda Bali adalah video yang memperlihatkan adanya oknum berpakaian ojek online yang melakukan transaksi jual beli BBM dalam botol plastik dengan seorang pria diduga warga negara asing (WNA).
Secara terpisah, Kapolsek Kuta Utara Kompol I Ketut Sukadana menjelaskan hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan terhadap peristiwa tersebut.
Dari rekaman yang beredar, salah seorang pengendara ojol yang menggunakan sepeda motor Honda PCX berwarna merah terlihat menyerahkan dua botol plastik yang diduga berisi BBM kepada seorang WNA. Pengendara tersebut kemudian menerima uang pecahan Rp100 ribu dari pembeli.
Menindaklanjuti informasi yang beredar, pihak kepolisian melakukan pencocokan informasi dan pengecekan langsung di lokasi.
“Hasilnya, peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Rabu sekitar pukul 15.00 WITA, sedangkan video diunggah ke media sosial sekitar pukul 15.30 WITA,” kata Kapolsek Kuta Utara Sukadana.
Ia menjelaskan berdasarkan keterangan saksi berinisial Nani, yang merupakan perekam video, kejadian bermula ketika dirinya sedang bekerja di depan lokasi. Saksi kemudian melihat beberapa pengendara ojol menghampiri sejumlah WNA.
Dari tempatnya bekerja, saksi melihat beberapa pengendara tersebut membawa botol bekas air mineral berisi cairan berwarna hijau yang diduga BBM. Cairan tersebut kemudian ditawarkan kepada para WNA.
Melihat aktivitas yang dianggap mencurigakan itu, saksi merekam kejadian menggunakan telepon genggamnya hingga video tersebut beredar di media sosial.
Saksi mengaku tidak memperhatikan nomor polisi kendaraan yang digunakan para pengendara ojol tersebut. Ia hanya mengingat salah satu kendaraan yang terlihat dalam rekaman merupakan Honda PCX berwarna merah.
Sukadana menyampaikan berdasarkan pengecekan awal, belum ditemukan kamera pengawas (CCTV) yang secara langsung mengarah ke titik kejadian.
Meski demikian, terdapat kamera pengawas milik Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di sekitar lokasi yang berpotensi membantu pemantauan pergerakan kendaraan, termasuk untuk menelusuri nomor polisi kendaraan yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut.
Penelusuran tersebut diharapkan dapat membantu kepolisian mengidentifikasi pengendara yang terlihat dalam video dan memastikan kejadian sebenarnya.
Hingga berdasarkan informasi dalam laporan awal tersebut, dugaan penjualan BBM dalam botol plastik itu masih memerlukan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan identitas pihak yang terlibat serta jenis cairan yang diperjualbelikan. (LE)
Source: ANTARA







