Anggota dewan yang turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wayan Puspa Negara, Made Wijaya, Ida Bagus Gede Putra Manubawa, dan I Gede Aryantha. Selain itu, aksi ini juga melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas lokal dan para pelaku usaha di sekitar kawasan pantai.
Kegiatan bersih pantai ini telah rutin dilaksanakan selama beberapa tahun terakhir dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pedagang pantai, pelaku industri pariwisata, hingga masyarakat umum. Hal ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir.
Dalam pelaksanaannya, peserta aksi membersihkan sampah kiriman yang terbawa arus laut, terutama saat musim angin barat. Volume sampah yang mencapai puluhan ton setiap harinya menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga kebersihan Pantai Legian.
Para peserta menilai, persoalan sampah kiriman tidak hanya berasal dari satu wilayah, melainkan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk arus laut yang membawa sampah dari berbagai daerah. Oleh karena itu, dibutuhkan solusi komprehensif dan berkelanjutan untuk mengatasi permasalahan tersebut.
Selain kegiatan bersih-bersih, dalam kesempatan tersebut juga diberikan bantuan berupa beras dan uang tunai kepada lansia serta para operator alat berat yang turut berkontribusi dalam penanganan sampah di kawasan Pantai Legian.
Aksi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus mendorong kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan kawasan pantai yang bersih, nyaman, dan berkelanjutan. (LE)