Wali Kota Jaya Negara Dampingi Gubernur Koster Lepas Denpasar Run In Love

Wali Kota Jaya Negara Dampingi Gubernur Koster Lepas Denpasar Run In Love
Pelaksanaan pembukaan Denpasar Run In Love yang secara resmi dilepas oleh Gubernur Bali Wayan Koster, didampingi Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Sabtu (14/2), di kawasan Patung Catur Muka. (Foto: Humas Denpasar)

Denpasar, LenteraEsai.id – Semangat kebersamaan dan gaya hidup sehat mewarnai pembukaan Denpasar Run In Love yang secara resmi dilepas oleh Gubernur Bali Wayan Koster, didampingi Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Sabtu (14/2), di kawasan Patung Catur Muka.

Pembukaan ditandai dengan pengibasan bendera start oleh Gubernur Bali. Turut hadir Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, serta jajaran Forkopimda Kota Denpasar.

Bacaan Lainnya

Kegiatan fun run yang digelar tanpa dipungut biaya ini diikuti sebanyak 1.996 peserta. Para pelari menyusuri rute pusat kota dengan start dari kawasan Catur Muka, melintasi Jalan Gajah Mada, dan berakhir di Jalan Udayana. Antusiasme peserta tampak sejak garis start hingga finish, menghadirkan suasana penuh energi yang kian menyemarakkan peringatan HUT ke-238 Kota Denpasar.

Wali Kota Jaya Negara disela-sela kegiatan mengucapkan terima kasih atas partisipasi ribuan peserta. Menurutnya, Denpasar Run In Love bukan sekadar ajang olahraga dan rekreasi, tetapi juga menjadi sarana membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan kota.

“Kegiatan ini tidak hanya menyehatkan, tetapi juga mengedukasi. Kami tetap menekankan pengelolaan sampah selama pelaksanaan fun run. Terima kasih kepada komunitas peduli lingkungan seperti Malu Dong yang terus mengingatkan pentingnya tidak membuang sampah sembarangan,” ujar Jaya Negara, sembari turut menyusuri rute 5K bersama Gubernur Koster dan jajaran Forkopimda.

Pada kesempatan tersebut, Jaya Negara juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna jalan yang sempat mengalami sedikit kendala lalu lintas selama pelaksanaan kegiatan.

Sementara itu, Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya menambahkan bahwa peringatan HUT ke-238 Kota Denpasar mengusung tema Samasta Bhuwana Jagaditha, yang merupakan kristalisasi nilai luhur Tri Hita Karana dalam konteks yang lebih luas.

“Tema ini bermakna kesejahteraan bagi seluruh alam semesta. Bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga keseimbangan nilai spiritual, sosial, dan lingkungan,” jelas Sekda Eddy Mulya.

Lebih lanjut disampaikan, rangkaian HUT ke-238 Kota Denpasar dirancang dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat. Kebersamaan diharapkan terus terjaga melalui berbagai agenda, mulai dari fun run hingga aneka perlombaan lintas generasi.

“Sinergi dan kolaborasi lintas generasi menjadi kekuatan kita dalam membangun Kota Denpasar yang kreatif dan harmonis,” pungkasnya. (LE-VJ)

Pos terkait