Balikpapan, LenteraEsai.id – BPJS Kesehatan terus mendorong transformasi digital layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui pemanfaatan Aplikasi Mobile JKN. Hal ini disampaikan Direktur Teknologi dan Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan, saat meninjau pelayanan di RSUD Beriman Balikpapan, Jumat (23/5).
Edwin memastikan aplikasi ini memudahkan peserta dalam mengakses layanan kesehatan, termasuk mendaftar antrean secara daring. “Hipotesa bahwa lansia kesulitan menggunakan aplikasi ternyata terbantahkan. Justru mereka bisa memahami dengan mudah dan merasa terbantu,” ujarnya.
Aplikasi Mobile JKN memungkinkan peserta mendapatkan nomor antrean tanpa harus datang lebih awal ke fasilitas kesehatan. Hal ini dirasakan langsung oleh Megawati (39), warga Kampung Timur. “Sekarang bisa tahu jam berapa dipanggil dokter, jadi bisa atur waktu datang,” ungkapnya.
Peserta lain, Erdiansyah (34), juga merasakan manfaat serupa. “Saya bisa hemat waktu tunggu. Bahkan pindah faskes dari Surabaya ke Balikpapan bisa dilakukan langsung lewat aplikasi,” jelasnya.
Aplikasi Mobile JKN menjadi bagian dari upaya BPJS Kesehatan dalam mendukung pelayanan yang lebih efisien, transparan, dan terintegrasi di era digital. (LE-Vivi)







