Bandesa Agung Bahas Penetapan TSK Pacalang DA Besakih Saat Silaturahmi Kapolres Karangasem

Bandesa Agung MDA Provinsi Bali menerima kunjungan silaturahmi Kapolres Karangasem bersama jajaran di Puri Denbencingah Akah Klungkung, Minggu (18/5). (Foto: dok LenteraEsai)

Karangasem, LenteraEsai.id – Dalam rangka menjaga serta memperkuat sinergitas Majelis Desa Adat (MDA) dengan Kepolisian, Bandesa Agung MDA Provinsi Bali menerima kunjungan silaturahmi Kapolres Karangasem bersama jajaran di Puri Denbencingah Akah Klungkung pada Minggu (18/5).

Kapolres Karangasem AKBP Joseph Edward Purba hadir didampingi Wakapolres Karangasem Kompol Ruli Agus Susanto, Kapolsek Rendang Kompol I Made Berata, Kasat Reskrim Polres Karangasem AKP Alberto Diovant, Kasat Intel Polres Karangasem, Kasat Intel Polres Klungkung dan jajaran staf.

Bacaan Lainnya

Jajaran Polres Karangasem yang hadir cukup lengkap, diterima langsung oleh Bandesa Agung Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali, Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet didampingi Patajuh Bandesa Agung Bidang Kerjasama, Informasi, Inovasi dan Pengelolaan Data I Made Abdi Negara, Patengen Agung Dr I Gusti Ngurah Anindya Putra, Patajuh Panyarikan Agung I Gede Pasek Pramana, Anggota Baga Hukum dan Wicara Adat Dr Putu Sastra Wibawa, Brigjen Pol (Purn) I Gusti Ketut Budiartha, Dr I Dewa Made Suharta, dan Tim Hukum MDA Provinsi Bali, I Komang Sutrisna.

Hadir juga Bandesa Madya MDA Kabupaten Karangasem, I Nengah Suarya, Panyarikan Pasikian Pacalang Bali bersama jajaran Prajuru Pasikian Pacalang Bali dan Manggala Pacalang Kabupaten Karangasem didampingi Manggala Pacalang Desa Adat Besakih.

Pertemuan silaturahmi yang berlangsung hangat serta penuh kekeluargaan tersebut, membahas banyak hal yang berkaitan dengan sinergitas Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Karangasem, Pasikian Pacalang Kabupaten Karangasem dengan jajaran Kepolisian Resor Karangasem yang terjalin dengan baik.

Salah satu pembahasan, adalah mengenai dugaan kasus pengeroyokan dengan korban I Wayan Wartawan, Pacalang Desa Adat Besakih pada Senin (14/4) saat pelaksanaan Karya Agung Ida Betara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih lalu, yang secara mengejutkan malah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang sama.

Mengenai kasus tersebut, Bandesa Agung MDA Provinsi Bali, Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet sebelumnya juga sudah menyampaikan sikap tegas, menyayangkan penetapan tersangka kepada I Wayan Wartawan, mengingat pada saat itu yang bersangkutan sedang melaksanakan tugas sebagai Pacalang Desa Adat Besakih, di mana berdasarkan temuan fakta penyelidikan dari pihak Kepolisian Sektor Rendang adalah sebagai korban pengeroyokan.

Ditemui seusai Kunjungan Silaturahmi Kapolres Karangasem dan Jajaran, Bandesa Agung Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet meminta agar seluruh Krama Bali, Pacalang Bali untuk menjaga kondusifitas dalam menyikapi dinamika perkembangan kasus yang menimpa Pacalang Desa Adat Besakih.

Ditegaskan oleh Ida Bandesa Agung, Majelis Desa Adat (MDA) bersama Kepolisian adalah sebuah keluarga besar yang telah sejak awal terus bersinergi untuk menjaga Bali tetap aman, nyaman dan kondusif.

Pacalang dan Polri juga mengikatkan diri dalam komitmen untuk menjaga Bali melalui Sistem Pengamanan Terpadu Berbasis Desa Adat (Sipandu Beradat) dalam wadah Bantuan Keamanan Desa Adat (Bankamda) yang terdiri atas unsur Pacalang, TNI-Polri, Limas dan Satuan Pengamanan.

“Tadi kita semua, telah membahas secara konfrehensif mengenai permasalahan ini dan sudah ada sebuah konklusi yang akan segera dilaksanakan dengan penuh komitmen oleh semua pihak, jadi Ratu mohon agar seluruh lapisan Krama Bali, Pacalang Bali untuk menjaga situasi tetap kondusif dan menunggu proses yang sedang berlangsung” tegas Ida. (LE-VJ)

Pos terkait