TNI dan Polri Kawal Pembongkaran 21 Makam di Pejukutan Nusa Penida

Aparat Babinsa dan Bhabinkamtibmas melakukan pengawalan saat warga menggali makam di Setra Banjar Ambengan, Desa Pejukutan, Kecamatan Nusa Penida. (Foto: dok Koramil Nusa Penida)

Nusa Penida, LenteraEsai.id – Unsur TNI, Polri dan unsur pengamanan desa adat tampak ambil bagian dalam mengawal pembokaran sebanyak 21 makam di Setra Banjar Ambengan, Desa Pejukutan, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Senin (21/8/2023).

Pembongkaran makam yang mendapat pengawalan ketat dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang bertugas di Desa Pejukutan tersebut, dilakukan untuk kepentingan upacara pitra yadnya atau ngaben di desa setempat.

Bacaan Lainnya

Komandan Kodim 1610/Klungkung Lelkol Inf Armen, ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa pihak Koramil Nusa Penida diterjunkan untuk membantu masyarakat, terutama dalam menjaga agar situasi tetap kondusif selama kegiatan pitra yadnya dilaksanakan di desa tersebut.

Babinsa Nusa Penida, Sertu I Gede Astawa, yang turun ke Setra Banjar Ambengan menjelaskan, pembongkaran puluhan makam itu dalam rangka ngaben massal. Setidaknya, terdapat ratusan warga yang ikut serta dalam acara tersebut.

“Pembokaran itu dalam rangka Ngebet Sawa rangkaian upacara pitra yadnya atau ngaben massal yang dilakukan puluhan keluarga di Desa Pejukutan,” ujarnya.

Ngebet Sawa, kata dia, dimaknai sebagai pertemuan kembali anggota keluarga dengan para leluhur. Prosesi itu, diawali dengan adanya penggalian makam, dilanjutkan pembakaran tulang belukang hingga kemudian upacara penyempurnaan.

“Kami berikan pengawalan dengan aparat terkait. Kami ingin acara ini berjalan dengan aman, tertib dan lancar,” ujar Sertu Astawa di sela-sela kesibukan warga melakukan penggalian kuburan pada sore hari yang berjalan dengan cukup aman dan lancar itu. (LE/Kel)

Pos terkait