Gianyar, LenteraEsai.id – “Saya memilih hari ini, karena hari ini tanggal 8. Kalau tanggal 8 itu satu-satunya angka yang tak terputus-putus dan mudah-mudahan yang dilantik hari ini tidak putus jabatannya dan bisa selalu mengabdikan dirinya sampai akhir yang ditentukan oleh perundang-undangan,” kata Bupati Gianyar I Made Mahayastra saat melantik 102 pejabat di lingkungan Pemkab Gianyar, Kamis (8/6/2023) pagi.
Pelantikan pejabat kali ini cukup spesial karena dihadiri oleh Asisten Komisioner Komisi Aparatur Sipil Negara Pengawasan Bidang Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi I Gusti Ngurah Agung Yuliarta Endrawan, beserta tokoh agama dan pimpinan serta anggota DPRD Kabupaten Gianyar. Dari 102 pejabat yang dilantik, 7 di antaranya merupakan jabatan pimpinan tinggi pratama yang diisi melalui seleksi terbuka.
“Proses pengisian tujuh jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Kabupaten Gianyar telah dilakukan sesuai yang diamanatkan oleh Permenpan 15 Tahun 2019 tentang Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama secara terbuka dan kompetitif,” ujar Bupati Mahayastra.
Selain jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, juga dilakukan pengisian jabatan struktural baik jabatan administrator maupun jabatan pengawas. Di mana proses pengisian dilakukan melalui proses yang dapat dipertanggungjawabkan, dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan kompetensi dan juga kinerja sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Bupati Mahayastra menekankan bahwa rotasi ataupun promosi merupakan kebutuhan dalam organisasi sebagai penyegaran ataupun penyemangat kerja.
“Selama saya menjabat, saya tidak lebih dari 6 kali melakukan rotasi. Termasuk paling sedikit karena sebenarnya saya tidak senang mengadakan mutasi karena setiap mutasi atau rotasi itu selalu agak riuh. Saya lebih senang sebenarnya mengurusi, membangun hal-hal besar. Namun karena kebutuhan organisasi, mau tidak mau harus dilaksanakan, sehingga begitu ada kekosongan selalu kita siapkan untuk pengisian yang baru,” ucapnya.
Bupati Mahayastra berpesan kepada seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Gianyar untuk tidak bertindak melanggar peraturan perundang-undangan. “Jadi saya ingatkan, jangan sekali-kali berbuat melanggar peraturan. Kalau ada perintah dari siapapun baik kepala dinas, kabid, atau siapapun kalau melanggar aturan jangan dilakukan karena pasti atasan akan ‘ngeles’ atau tidak mau bertanggung jawab,” katanya, mengingatkan.
Di samping itu, Bupati Mahayastra juga menekankan agar ASN mampu membangun kinerja yang produktif, efektif, efisien serta adaptif dengan memanfaatkan teknologi di era digital melalui kerja tim dengan berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Laksanakan tugas dan tanggung jawab saudara dengan sebaik-baiknya, tingkatkan wawasan dan pengetahuan dalam bidang tugas saudara, serta keberadaan saudara harus mampu berkontribusi terhadap Visi Pemerintah Kabupaten Gianyar yakni terwujudnya masyarakat Gianyar yang bahagia, sejahtera, aman dan damai, mandiri berintegritas berlandaskan Tri Hita Karana melalui Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana,” katanya, menandaskan.
Ketujuh jabatan pimpinan tinggi pratama tersebut diisi oleh I Wayan Gede Sedana Putra yang sebelumnya menjabat Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan pada Setda Kabupaten Gianyar kini sebagai Pj Kadis Pariwisata Kabupaten Gianyar. Ni Nyoman Ariyuni, Sekretaris Dinas Kesehatan juga mendapat promosi untuk menduduki jabatan Kepala Dinas Kesehatan. Sedangkan I Wayan Arthawan yang dulunya Kabag Kesra kini dipercaya selaku Pj Kepala Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu.
I Gede Suardana Putra juga mendapat promosi dari Kabag Organisasi menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Begitu pula I Dewa Gede Putra Hartawan, Kabid Cipta Karya Pada Dinas PU Kabupaten Gianyar dipromosikan menjadi Pj Kadis PU Kabupaten Gianyar. Serta I Made Arianta juga menjadi Pj Kadis Perhubungan dari sebelumnya menjabat Kabag Pengadaan Barang dan Jasa. I Ketut Sedana kini menduduki jabatan Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah yang merupakan organisasi baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar. Di mana sebelumnya Ketut Sedana merupakan Kabag Hukum Setda Kabupaten Gianyar.
Sementara satu JPT Pratama yaitu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Gianyar, AA Dalem Jagadhita dilantik kembali karena adanya perubahan nama organisasi dari yang sebelumnya bernama Bappeda dan Litbang. (LE-GN)







