Denpasar, LenteraEsai.id – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP), menggiatkan monitoring Demplot Padat Tebar Ideal sebagai langkah untuk mengetahui idealnya kepadatan ikan yang dibudidayakan di suatu kolam.
Kegiatan monitoring sekaligus pendampingan pada Selasa (6/6/2023) siang itu, dilaksanakan petugas di area Kelompok Pembudidaya Ikan Minadi Lestari, Kelurahan Sesetan, Kota Denpasar.
Saat dihubungi, Plt Kabid Pemberdayaan dan Pengelolaan Pembudidayaan Ikan DPKP Kota Denpasar, Ni Made Rai Sumarni menjelaskan, pelaksanaan pendampingan dan monitoring ini bertujuan untuk mencari tahu tingkat kepadatan ikan di kolam terpal bergaris tengah 3 meter.
“Monitoring demplot ini memang diupayakan untuk bisa mengetahui kepadatan ikan pada suatu kolam. Untuk jenis ikannya sendiri adalah lele,” ungkap Rai Sumarni.
Setidaknya, lanjut Rai Sumarni, ada 8 kolam terpal bulat yang dimonitoring, dengan beberapa metode perlakuan yang diterapkan. Antara lain, para petugas melakukan pengecekan kualitas air kolam yang meliputi suhu, ph, amonia test dan nitrit test.
“Kami juga lakukan pengamatan kesehatan ikan secara visual, mengecek pemberian pakan ikan, dan juga proses pergantian air kolam,” kata Rai Sumarni dengan menambahkan, terdapat pula monitoring grading ikan atau dikenal dengan sortir ikan, yang dilakukan sesuai dengan masa pertumbuhan ikan-ikan tersebut.
“Rencananya, ikan lele ini akan kita panen parsial tahap dua pada 9 Juni mendatang, setelah melewati masa pemeliharaan dua bulan lamanya. Pada tahap satu akhir Mei lalu, kita berhasil memanen 126 kg lele, dengan size 6 sampai 8 ekor/kg,” ucap Rai Sumarni, menyampaikan. (LE-DP)







