Turis Asal China Ditemukan Tewas Mengambang di Pantai Sambirenteng

Petugas Polsek Tejakula dan tim medis turun melakukan pemeriksaan dan evakuasi jenazah korban di tempat kejadian. (Foto: dok Polsek Tejakela)

Buleleng, LenteraEsai.id – Sonia Tung Wen alias Chyi (44), turis wanita asal China ditemukan telah menjadi mayat mengambang di pantai wilayah Desa Sambirenteng, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali bagian utara pada Selasa (23/5/2023) sore.

Pihak Polsek Tejakula yang mendapat laporan tentang temuan itu, langsung mendatangi tempat kejadian bersama dr Eugina dan tim medis dari Puskesmas Tejakula I guna melakukan pemeriksaan atas jenazah korban, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Tejakula AKP Gede Sudiana SSos ketika dihubungi wartawan membenarkan adanya temuan jenazah seorang turis asal China yang mengambang di pantai Desa Sambirenteng. Dari hasil pemeriksaan tim medis di TKP, tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas aksi kekerasan di bagian tubuh korban.

Sehubungan dengan itu, korban diduga meninggal dunia karena tenggelam saat berenang hingga paru-parunya terlalu banyak kemasukan air. Namun untuk lebih jelasnya, masih perlu dilakukan pemeriksaan luar dan dalam atas jenazah korban dengan lebih seksama, ujar Kapolsek Sudiana.

Pelancong yang memiliki paspor bernomor 310660058 itu, sebelum kejadian diketahui menginap seorang diri di vila Hollyway Garden Desa Sambirenteng sejak 15 Mei 2023 lalu.

Kemudian menurut keterangan saksi, pada Selasa (23/5/2023) sekitar pukul 15.15 Wita, wanita tersebut terlihat berenang sendiri di pantai sebelah utara vila Hollyway Garden, Desa Sambirenteng. Tak lama kemudian, yakni sekitar 15.55 Wita, salah seorang turis yang juga menginap di vila tersebut, melihat ada sesosok tubuh yang terapung-apung di dekat pantai.

Melihat itu, pria asal Prancis yang diketahui bernama Nicolas Benjamin Schindler, langsung memberitahukannya kepada petugas di vila hingga kemudian bersama-sama menarik tubuh korban ke tepi pantai. Setelah itu melaporkannya ke Kantor Polsek Tejakula.

Usai melakukan pemeriksaan di tempat kejadian, personel Polsek Tejakula yang turun ke lapangan lansung membawa jenazah korban ke RSUP Sanglah Denpasar guna mendapatkan visum dokter mengenai sebab-sebab kematiannya.

“Untuk sementara korban kami titipkan di RSUP Sanglah Denpasar, disertai dengan permintaan visum untuk menentukan penyebab kematiannya,” kata Kapolsek Sudiana sembari menyebutkan bahwa kejadian ini masih menjadi penanganan pihaknya lebih lanjut. (LE/Bel)

Pos terkait